Polisi anti huru-hara Turki membubarkan pengunjuk rasa yang berkumpul di luar Balai Kota Istanbul di Istanbul, Turki (22/03/2025). (AFP/ Kemal Aslan)
Unjuk rasa mahasiswa dan warga yang memprotes penahanan Walikota Istanbul Ekrem Imamoglu berujung bentrok dengan aparat kepolisian di Istanmbul Turki, Rabu malam (22/03/3025). Polisi menggunakan peluru karet, water canon dan gas air mata untuk membubarkan massa di Istanbul. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan menoleransi ancaman terhadap ketertiban umum dan berjanji untuk bertindak tegas terhadap aksi perusakan dan kekerasan di jalanan.
Walikota Istanbul Ekrem Imamoglu merupakan rival politik Erdrogan dan ditangkap pada Rabu lalu dengan tuduhan “korupsi” dan “mendukung organisasi teroris”.