Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan Tim Saber Pungli Polda Jabar hingga Mabes Polri turun untuk mengungkap dugaan pungli yang dilaporkan Husein Ali Rafsanjani. Hal tersebut pun nantinya akan mengungkap benar atau tidaknya kejadian tersebut.
Jeje menyebut pihaknya telah berdiskusi dengan tim yang dibentuk Polri pada Selasa (16/5). Namun hasil diskusi itu menunjukkan bahwa uang yang diberikan atas dasar kesepakatan bersama.
“Ada kecenderungan pemahaman dari temen-temen bahwa pungli itu hampir tidak seperti itu. Karena itu merupakan kesepakatan,” sebut Jeje.
Walau begitu, Jeje mengungkapkan apa yang terjadi tetap menjadi kesalahan Dani Hamdani saat menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pangandaran. Dani Hamdani dinilai tidak profesional.
“Seharusnya apapun yang dilakukan dalam koordinasi, dalam komunikasi, dengan penanggung jawab seleksi yaitu Kepala BKPSDM,” ungkapnya.
Advertisement
Jeje menyerahkannya kepada aparat penegak hukum atas pengusutan dugaan pungli yang dilaporkan Husein.
”Aaat ini tim Saber Pungli Jawa Barat turun, Polda dan Mabes juga turun. Kita tentu, APH yang akan menentukan,” ucapnya.
Namun, dia menilai kasus ini mencuat lantaran ketidakcermatan Dani Hamdani sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
“Saya melihat tidak professional. Ini sebuah pembelajaran luar biasa,” pungkasnya.