Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengajak para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di sektor UMKM terus mengasah kemampuan teknologi digital. Hal ini penting untuk membangkitkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.
Sandiaga mengatakan potensi UMKM di era digital sangat besar. Tercatat 97 persen lapangan kerja yang diciptakan oleh UMKM dan sebesar 60 persen ekonomi nasional turut ditopang oleh UMKM.
"Penciptaan lapangan kerja (oleh UMKM) ini bisa dijawab selama kita memiliki keahlian. Oleh karena itu pelatihan pemasaran digital dilakukan untuk melatih para pelaku UMKM baru untuk bisa menguasai pasar," kata Sandiaga dilansir dari Antara, Senin (1/5).
Sandiaga menjelaskan berbagai materi pelatihan diberikan melalui platform TikTok, termasuk bagaimana menciptakan konten untuk membantu penjualan produk UMKM. Hal ini dinilai memberikan dampak yang luas terhadap kebangkitan ekonomi dan terciptanya lapangan kerja.
"Media sosial memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan edukatif serta konten-konten kreatif, agar mendorong pelaku UMKM terus berinovasi, mereka kita bekali dengan kemampuan dan keterampilan untuk memaksimalkan potensi online dari platform TikTok dalam menarik konsumen secara cepat," ujar Sandiaga.
Terlebih berdasarkan data, saat ini jumlah masyarakat Indonesia yang terhubung dengan media sosial lebih dari 133 persen dari populasi nasional.
"Tinggal bagaimana kita bisa santun dalam menyampaikan pesan, bisa edukatif dalam memberikan konten dan juga informatif," tambahnya.
Dia berharap melalui kegiatan pelatihan digital, pelaku UMKM dapat naik kelas dan pada akhirnya memberikan dampak yang luas terhadap peningkatan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja, yang ditargetkan 4,4 juta lapangan kerja baru tercipta pada 2024.
Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Solo, Sandiaga juga berkesempatan hadir dalam Seminar dan Kuliah Umum di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).
Advertisement
Dia mengajak para mahasiswa agar berani mengubah pola pikir untuk menjadi seorang wirausaha. Sandiaga berpesan agar para mahasiswa tidak takut ketika menemui kegagalan karena bagi seorang wirausaha, tidak ada kesuksesan tanpa kegagalan.
"Kegagalan adalah anak tangga menuju kesuksesan. Itu kunci kewirausahaan (enterpreneurship)," tutupnya.
Menurut dia, Solo memiliki destinasi wisata yang bisa diandalkan untuk menarik wisatawan Nusantara maupun Mancanegara. Sandiaga menuturkan 62 persen pertumbuhan ekonomi di Solo dari sektor pariwisata dan juga ekonomi kreatif.
"Komunitas yang tergabung di sini bisa menjadikan Sunan Jogo Kali sebagai destinasi unggulan. Solo memiliki 62 persen pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional, salah satu yang mendorong pertumbuhan ekonominya adalah pariwisata dan ekonomi kreatif yang kita jaga pemulihannya," pungkasnya.