Proses pengungkapan kasus pembunuhan berantai yang dilakukan komplotan dukun palsu terus berjalang. Terbaru, pihak kepolisian berencana membongkar makam salah satu korban.
Makam yang akan dibongkar tersebut adalah tempat peristirahatan terakhir Iim Halimah di TPU yang berlokasi di Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Iim diduga menjadi salah satu korban dari Wowon Erawan dan kawan-kawannya.
Kepala Desa Karangtanjung, Rismawan mengatakan sejauh ini rencana pembongkaran makam berlangsung pada Rabu (25/1). Semua sudah melalui proses ijin kepada pihak keluarga korban.
"Rencana (pembongkaran makam) itu besok (Rabu) tapi belum pasti jam berapa, pagi atau sore belum tahu" ujar Rismawan, Selasa (24/1).
Semua persiapan sudah dilakukan hari ini. Polisi sudah berjaga, memasang tenda dan tanda untuk pembongkaran makam.
Pembongkaran makam dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban. Keluarga korban sendiri menyatakan kematian Halimah pada tahun 2016 karena sakit.
Advertisement
Diketahui, Wowon menikah dengan korban dan dinyatakan meninggal dunia pada tahun 2016 lalu. Kemudian, Wowon pun menikahi anak tirinya yang juga anak kandung dari Iim.
Warga desa saat itu mengetahui korban meninggal dunia karena penyakit yang diderita. Penjemputan pun dilakukan di Kawasan Cianjur.
"Ketika ditanya penyebab apa waktu itu bilang sakit. Udah lama kan kejadiannya. Saya juga sempat takziah,” kata dia.
“Tapi, setelah kasus (pembunuhan berantai) ramai diberitakan, lalu ada indikasi almarhum diduga menjadi salah satu korban, ya tentu sedih lah yah. Saya sendiri mendukung penuh upaya polisi untuk mengungkap kasus ini,” pungkas Rismawan.