Rayakan Tahun Baru di Luar Kota, 400 Ribu Lebih Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Jika dibandingkan dengan prediksi volume lalin Nataru 2022 pada periode yang sama, total volume kendaraan tersebut lebih rendah 4,62 persen dengan total 512.908 kendaraan.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Rayakan Tahun Baru di Luar Kota, 400 Ribu Lebih Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
Macet Cikampek jelang Imlek. ©2018 Merdeka.com

PT Jasamarga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 489.199 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-3 sampai dengan H-1 Tahun Baru 2023, atau pada 29-31 Desember 2022. Jumlah tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier atau Utama.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasamarga (Persero) Tbk, Lisye Octaviana menjelaskan empat gerbang utama yang dimaksud. Yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

"Naik 6,25 persen, jika dibandingkan lalin normal periode Juni 2022 dengan total 460.428 kendaraan. Jika dibandingkan dengan periode Nataru 2021, total volume lalin ini naik 5,19 persen, dengan total 465.058 kendaraan," kata Lisye dalam keterangannya, Minggu (1/1).

Kemudian jika dibandingkan dengan prediksi volume lalin Nataru 2022 pada periode yang sama, total volume kendaraan tersebut lebih rendah 4,62 persen dengan total 512.908 kendaraan.

"Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan wilayah Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 233.711 kendaraan (47,78 persen) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 144.925 kendaraan (29,62 persen) menuju arah Barat (Merak), dan 110.563 kendaraan (22,60 persen) menuju arah Selatan (Puncak)," sebutnya.

Untuk arah Timur atau Trans Jawa dan Bandung, kendaraan meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 118.833 kendaraan. Jumlah ini meningkat sebesar 26,02 persen dari lalin normal.

"Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 114.878 kendaraan, meningkat sebesar 8,45 persen dari lalin normal," ungkapnya.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 233.711 kendaraan.

"Meningkat sebesar 16,72 persen dari lalin normal," sambungnya.

Sementara untuk kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju Merak atau arah Barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 144.925 kendaraan. Total ini lebih rendah 2,84 persen dari lalin normal.

"Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 110.563 kendaraan, lebih rendah 0,43 persen dari lalin normal," jelasnya.

Jasamarga mencatat puncak arus kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek terpantau pada hari Jumat, 30 Desember 2022. Total kendaraan mencapai 185.639 dan merupakan anggka kumulatif lalu lintas di empat gerbang tol utama.

"Jumlah ini meningkat 17,28 persen dari lalin normal serta meningkat 2,33 persen dari prediksi volume lalin Nataru 2022," ucapnya.

Diprediksi arus kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada hari ini, Minggu, 1 Januari 2023, dengan kumulatif lalu lintas di empat gerbang tol utama mencapai 197.163 kendaraan. Atau naik 15,28 persen dari lalin normal.

Jasamarga mengimbau pengguna jalan yang akan melakukan perjalanan kembali ke wilayah Jabotabek hari ini agar mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol.

"Serta hindari waktu favorit pengguna jalan dalam melakukan perjalanan yaitu pada sore dan malam hari."

Rekomendasi