Kericuhan terjadi pada rapat di kantor Bupati Paniai, Papua, Selasa (5/7) pagi. Seorang warga, Donatos Nawipa, meninggal dunia dan sejumlah lainnya terluka dalam peristiwa itu.
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, kericuhan terjadi saat rapat Bamus. "Saat rapat berlangsung ada kelompok yang tidak puas dan melampiaskan ketidakpuasannya dengan merusak fasilitas di kantor Bupati," ungkap Fakhiri, Selasa (5/7)
Menurut Fakhiri, aksi kelompok massa makin lama bertambah anarkistis. Aparat keamanan yang berjaga menembakkan gas air mata ke arah massa.
"Namun massa ini tidak juga membubarkan diri, malah semakin beringas, sehingga anggota terpaksa melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan massa," jelasnya.
Advertisement
Situasi Masih Tegang
Akibat kericuhan tersebut dilaporkan beberapa warga terluka. Seorang di antaranya atas nama Donatos Nawipa terluka pada bagian perut.
"Korban ini (Donatos Nawipa) sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong," ujar Fakhiri.
Saat ini situasi di Kabupaten Paniai masih tegang. Untuk mengantisipasi kericuhan susulan, pihaknya telah mengirim satu peleton pasukan dari Polres Dogiyai untuk mempertebal pengamanan di Paniai.
"Sudah saya perintahkan 1 peleton dari Dogiyai bergeser ke Paniai, malam ini kita pantau lagi. Kalau masih kurang, besok kita tambah lagi kekuatan dari Polres terdekat," jelas Fakhiri.