Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo tutup usia di Jakarta pada Jumat siang. Tjahjo meninggalkan sebuah rumah keluarga di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Rumah berkelir merah di Jalan Citarum Utara Nomor 16, Kota Semarang, itu dihuni dan dirawat oleh adik almarhum yang tinggal bersama keponakannya. Almarhum beserta keluarganya sudah tidak lagi meninggali rumah di Semarang ini.
Keponakan almarhum, Adrin Rahmatsyah mengatakan, politikus PDIP tersebut terakhir kali pulang ke rumah di Semarang sekitar sebulan lalu.
"Sekitar sebulan lalu, kondisi masih sehat," katanya dilansir Antara, Jumat (1/7)
Rumah tersebut, lanjut dia, sempat ditinggali almarhum sejak kecil hingga lulus kuliah. Menurut dia, rumah ini hanya digunakan untuk pertemuan keluarga atau rapat untuk keperluan pekerjaannya di tempat tersebut.
Ruang utama rumah Tjahjo Kumolo tersebut dipenuhi dengan berbagai foto kenangan semasa berkarir di politik maupun pejabat negara.
Adri menyebut belum ada kegiatan rumah almarhum di Semarang ini berkaitan dengan kabar duka tersebut.
"Belum ada, hanya tadi ada teman pakde yang tinggal di Semarang," katanya.
Advertisement
Tjahjo Kumolo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta pada Jumat sekitar pukul 11.00 WIB.
Putri Tjahjo Kumolo, Rahajeng Widyaswari mengatakan ayahnya mengalami infeksi yang menyebar sampai ke paru-paru.
"Ada infeksi yang menyebar sampai ke paru-parunya," ujar Rahajeng.
Jenazah Tjahjo Kumolo rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta.