Komisi VIII DPR meninjau pelayanan untuk jemaah haji di Madinah, Arab Saudi. Salah satunya terkait pelayanan kesehatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah. Pelayanan dan fasilitas yang diberikan KKHI Madinah untuk jemaah haji Indonesia dinilai sangat baik.
"Di kesehatan juga kita lihat, ini klinik, tapi sudah setingkat rumah sakit tipe C. Walaupun secara legal belum, kita ucapkan terima kasih pada dokter-dokter, medis yang sudah sabar merawat jemaah haji kita," kata Iskan Qolba Lubis, anggota DPR dari Komisi VIII DPR di sela kunjungannya ke KKHI Madinah, Kamis (23/6).
Dalam kunjungan itu, Komisi VIII DPR sempat mendapatkan keluhan soal sulitnya masuk obat-obatan dari Tanah Air ke Arab Saudi. Dia sangat berharap kendala tersebut ke depannya bisa diselesaikan. Meski diakuinya kebijakan Saudi soal hal itu sangat ketat.
"Mudah-mudahan ke depan bisa kita bicarakan jalan keluarnya. Karena bagaimana pun obat-obatan itu kan sangat penting," jelas politikus PKS ini.
Meski secara pelayanan dan fasilitas sangat baik, anggota DPR memberikan masukan untuk tenaga kesehatan. Dia mengamati, banyak jemaah haji Indonesia memiliki penyakit komorbid seperti diabetes.
Kondisi ini, katanya, harus menjadi perhatian serius agar ke depan jemaah Indonesia yang berangkat ke Tanah Suci dalam kondisi yang sangat fit, sehingga bisa melaksanakan ibadah dengan lancar.
"Masukan ke Kementerian Kesehatan untuk mempersiapkan ke depan, jemaah haji kita, jemaah haji yang sehat," jelasnya.
Advertisement
Iskan berharap pelayanan yang sudah baik ini dijaga. Bahkan jika bisa, semakin ditingkatkan apalagi bila anggaran yang didapat sudah kembali normal.
"Mudah-mudahan anggaran kesehatan tahun depan mulai normal. Karena tahun ini baru setengahnya. Kita juga minta ke Komisi IX menormalkan anggaran," tegas Iskan.
Selain kesehatan, katanya, pelayanan katering, pemondokan dan lain-lainnya yang dipersiapkan untuk jemaah selama di Madinah sudah sangat baik.
"Kalau di Madinah relatif tidak ada (catatan), karena tempatnya nyaman, bagus, mereka nyaman. Katering juga cukup bagus, standar kesehatannya standar SOP-nya juga bagus, cuma ada keluhan itu misal masakan kurang pas, itu sudah biasa, tapi gak terlalu penting yang penting standar gizinya terpenuhi," jelas Iskan mengakhiri.