Lepas 16.757 Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 3, Ini Pesan Mendikbud Ristek

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim melepas 16.757 mahasiswa dari 40.400 pendaftar yang lulus Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022. Nadiem memberi semangat kepada para mahasiswa yang akan menjalani tugas program ini.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Lepas 16.757 Mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 3, Ini Pesan Mendikbud Ristek
Nadiem Makarim. ©2015 merdeka.com/syakur usman

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Anwar Makarim melepas 16.757 mahasiswa dari 40.400 pendaftar yang lulus Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Tahun 2022. Nadiem memberi semangat kepada para mahasiswa yang akan menjalani tugas program ini.

"Dari keberanian, akan tumbuh jiwa yang tangguh dan tak mudah patah. Dari keberanian, akan tumbuh keinginan belajar yang tanpa batas. Dari keberanian, kita mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki. Dan dari keberanian, kita dapat melahirkan pendidikan yang lebih maju,” ujar Nadiem pada acara pelepasan secara virtual di Jakarta, Rabu (23/2).

Nadiem mengatakan, dinamika perubahan menuntut dunia pendidikan untuk bergerak maju, adaptif, dan kreatif lebih cepat dari sebelumnya. Untuk itu, Kampus Mengajar hadir dengan segudang harapan membawa dampak perubahan yang nyata bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Nadiem melanjutkan, kampus mengajar menghadirkan mahasiswa untuk membantu pengembangan pembelajaran terutama untuk meningkatkan kompetensi literasi dan numerasi. Melakukan adaptasi teknologi, aktualisasi minat dan potensi mahasiswa sesuai bidang studi masing-masing.

"Kampus Mengajar menghadirkan Mahasiswa hadir sebagai partner guru dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi pembelajaran,” ujar dia.

Pesan Nadiem

Dia berharap melalui kegiatan nyata tersebut mampu menumbuhkan jiwa sosial, kepedulian, kepemimpinan, pemecahan masalah, berpikir kritis, dan soft skills lainnya yang sangat dibutuhkan oleh mahasiswa di masa depan.

“Semoga kegiatan ini bisa membentuk karakter mahasiswa sebagai pemuda Pancasila,” tutur Nadiem.

Nadiem berpesan agar jangan pernah padamkan api semangat untuk melakukan perubahan. Sampaikan salam untuk para pengrajin pendidikan di seluruh penjuru negeri.

"Mari kita jaga kobar semangat kita, selamat bertugas untuk adik-adik mahasiswa peserta Program Kampus Mengajar Angkatan 3, tutup Nadiem.

Setelah selesai menerima pembekalan selama 126 jam, para mahasiswa akan segera memasuki tahap penugasan pada 28 Februari 2022. Sebanyak lebih dari 3.900 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan menjadi sasaran dari Program Kampus Mengajar.

Beragam materi untuk menguasai pedagogi, literasi dan numerasi, asesmen dan evaluasi, serta berbagai materi pendukung kegiatan belajar mengajar dan peningkatan kualitas sekolah sasaran telah mereka dapatkan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Nizam menyampaikan pesan untuk dapat memanfaatkan momentum ini dengan mendarmabaktikan kecakapan ilmu pengetahuan mereka.

“Curahkan semangat, sambil memberikan wawasan luas kepada adik-adik siswa siswi di SD dan SMP,” imbuh Nizam.

Nizam menambahkan harapannya melalui Program Kampus Mengajar akan lahir generasi-generasi masa depan yang kompeten, peduli, dan inspiratif.

“Semoga program ini akan melahirkan generasi muda yang akan membawa Indonesia maju,” harap Nizam.

Reporter: Yopi Makdori/Liputan6.com

Rekomendasi