Polsek Jagakarsa dan Polres Metro Jakarta Selatan berhasil menangkap pelaku perampokan menggunakan airsoft gun di Indogadai, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Peristiwa perampokan ini viral di media sosial.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan menerangkan, pelaku menyatroni ruko pukul 20.05 Wib ketika hendak tutup. Pelaku berpura-pura menggadaikan laptop dan satu unit ponsel.
"Pelaku dilayani oleh satu korban inisial SR," kata dia saat konferensi pers, Selasa (14/12).
Zulpan menerangkan, pelaku beraksi dengan membawa senjata airsoft gun yang ditodongkan ke arah karyawan.
Selanjutnya, pelaku menyekap tiga pegawai di kamar mandi. Sementara satu lagi diminta membuka brankas.
"Sambil menodongkan senjata jenis air sofgun ke arah kepala SR, kemudian menyuruh SR dan DNA
masuk kamar mandi sambil tetap menodongkan pistol," katanya.
Ketiga pegawai tersebut berinisial UKH (21), DNA (20), dan SR (23). Sementara UKH dipaksa untuk membuka brankas dan diambil sejumlah uang oleh tersangka.
"UKH membuka brankas yang berisi uang kurang lebih Rp33.000.000. Kemudian pelaku mengambil uang tersebut dan memasukannya ke dalam tas pelaku, kemudian menyuruh UKH untuk masuk kamar mandi, dan pelaku merusak serta mengambil server CCTV dan memasukannya ke dalam tasnya warna hitam," jelasnya.
Perbuatan pelaku dilihat oleh warga dan aparat petugas kepolisian yang saat itu melintas di lokasi.
"Kemudian karena pelaku sudah mengancam membahayakan masyarakat, Polisi mengeluarkan tembakan peringatan ke udara sebanyak 3 kali dengan tujuan menurunkan mental pelaku dan saat itu pelaku mundur, kemudian Bripka BD dan Bripka AES langsung mendorong pelaku masuk ke dalam kantor Indogadai dan pelaku berhasil di tangkap setelah dilumpuhkan dengan timah panas," katanya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 365 KUHP ayat 2 pidana paling lama 12 tahun penjara.
Kepada penyidik, pelaku mengaku nekat merampok karena membutuhkan uang untuk kehidupan sehari-hari.
"Pelaku beraksi sendiri," ujar dia.
Reporter: Ady Anugrahadi