Satgas Penanganan Covid-19 Garut Targetkan Level PPKM Turun Lagi dalam 2 Minggu

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Garut berupaya menurunkan ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Saat ini, Kabupaten Garut menjadi salah satu kabupaten yang berada di level 3 bersama sejumlah wilayah lainnya di Jawa Barat.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Satgas Penanganan Covid-19 Garut Targetkan Level PPKM Turun Lagi dalam 2 Minggu
Bupati Garut Rudy Gunawan. ©2021 garutkab.go.id/ Merdeka.com

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Garut berupaya menurunkan ke Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Saat ini, Kabupaten Garut menjadi salah satu kabupaten yang berada di level 3 bersama sejumlah wilayah lainnya di Jawa Barat.

Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan bahwa selama PPKM level 3 ini, pihaknya menargetkan penurunan kasus Covid-19 di wilayahnya. Upaya tersebut akan dilakukan dengan sejumlah langkah terintegrasi dengan TNI-Polri, Kejaksaan dan lainnya.

"Saat ini kita sudah berhasil menurunkan level dari level 4 ke level 3. Target kami, dalam dua minggu ini bisa menurunkan lagi levelnya ke level 2," kata Rudy, Rabu (28/7).

Oleh karena itu, Rudy mengimbau kepada warga agar senantiasa menaati dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, termasuk melaksanakan imbauan pemerintah. Dengan begitu, menurutnya akan terwujud turunnya angka penyebaran Covid-19 di Garut.

"Ada sembilan titik yang menjadi wilayah patuh prokes ini. Di sembilan titik tersebut menjadi pengganti penyekatan yang dihilangkan selama PPKM level 3," katanya.

Sementara itu, Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengungkapkan bahwa sembilan titik kawasan patuh prokes itu tersebar di kawasan perkotaan Garut. Namun di setiap kecamatan pun diberlakukan hal serupa.

"Ini sebagai implementasi PPKM Level 3 di Kabupaten Garut," ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa di setiap titik wilayah patuh prokes, sejumlah petugas gabungan bersiaga memantau protokol kesehatan warga yang berpotensi terjadi kerumunan.

"Meskipun saat ini tidak ada penyekatan, Satgas Covid-19 bisa melakukan penutupan akses menuju lokasi kerumunan untuk menghindari kerumunan semakin menjadi. Misalnya di wilayah perkotaan ini terjadi kerumunan, nanti ada langkah kontijensi yaitu melakukan penyekatan kembali di waktu tersebut untuk menghindari kerumunan jadi bertambah," tutup Wirdhanto.

Rekomendasi