Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berhasil menangkap seorang pria berinisial AS yang merupakan pelaku pembunuhan kepada seorang teman kencan sesama jenisnya di sebuah apartemen daerah Bekasi Timur.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan awal mula kasus ini terbongkar saat mayat korban ditemukan di lantai 26 sebuah apartemen. Diketahui jika pelaku dan korban saling mengenal melalui aplikasi chat.
"Pelaku ini (AS), memang pelaku punya kelainan seksual. Masuk dalam suatu aplikasi bersama dengan korban. Kemudian pada saat itu korban meminta pelaku untuk memijit, dihubungi korban untuk memijit di kamar apartemennya," kata Yusri saat jumpa pers, Selasa (13/7).
Akan tetapi, lanjut Yusri, ketika pelaku menjalankan tugasnya memijit korban dengan tarif Rp300.000. Ternyata, terkuak korban positif Covid-19, alhasil pelaku hendak menyudahi tugasnya tersebut.
"Saat melakukan pekerjaannya ternyata pelaku ketahui korban positif Covid sehingga ada niatan untuk tidak melanjutkan pekerjaan. Sehingga terjadi perkelahian kemudian pelaku mencekik korban sampai mati," ujarnya.
Setelah korban tewas akibat cekikan, AS lantas membawa barang berharga dari korban yang tersimpan dalam satu tas berisi kartu kredit, handphone, drone yang ditaksir mencapai Rp30 juta.
"Kalau dihitung sampai Rp30 juta yang terkuras dari kartu kredit korban. Kami dalami terus jadi ini baru cerita pelaku, apakah ada motif-motif lain," sebut Yusri.
Adapun kejadian pelaku yang bekerja sebagai resepsionis pada sebuah hotel berhasil ditangkap setelah 4 hari dilakukan penyelidikan terhitung sejak korban ditemukan. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman penjara 15 tahun penjara dengan Pasal 338 KUHP.