Dampak banjir masih ditemukan di sejumlah wilayah di Jakarta, Bekasi dan Tangerang. Posko pelayanan kesehatan yang didukung oleh tenaga medis didirikan untuk membantu korban banjir mendapat perawatan.
"Siloam Hospitals Group memberikan bantuan bagi korban banjir untuk mempercepat pemulihan seiring dengan semakin surutnya banjir, melalui penyediaan posko pelayanan kesehatan di beberapa wilayah terdampak banjir di antaranya di Bekasi,, Apartemen Daan Mogot City, Kalideres, dan Ciledug," ujar Deputy President Director Siloam Hospitals Group Caroline Riady kepada wartawan, Selasa (7/1).
Posko pelayanan kesehatan ini didukung oleh tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat dan apoteker. Juga menyediakan obat-obatan untuk perawatan simtomatik atau gejala penyakit yang timbul akibat banjir.
"Bila kemudian membutuhkan perawatan lanjutan, kami akan mengarahkan pasien untuk dibawa ke fasilitas kesehatan yang telah ditentukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi. Kami berharap kondisi Jakarta dan sekitarnya segera pulih agar masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti semula," tambah Caroline.
Total pasien sudah dilayani sebanyak 103 warga dengan diagnosa terbanyak ISPA dan gatal gatal.
Di Bekasi, posko kesehatan didirikan di RW 3 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi.
"Kami melayani sebanyak 150-an warga sekitar yang melakukan pemeriksaan kesehatannya," ujar Direktur RS Siloam Bekasi Sepanjang Jaya dr. Albert Limanto.
Untuk wilayah Tangerang, posko layanan kesehatan dibuka di Kelurahan Tajur Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Dalam kesempatan ini, Tim Siloam Hospital Lippo Village juga bekerja sama dengan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Banten, dan RS swasta lain.
Di Posko Tajur Ciledug Tangerang, Tim Siloam Hospital Lippo Village terdiri dari 2 dokter, 2 perawat dan 1 asisten. Apoteker melayani dari pukul 08.00-16.00 WIB, dengan jumlah pasien hampir 100 orang. Pasien korban banjir rata-rata mengalami gangguan pernapasan ISPA dan gatal.
Selain mendirikan posko layanan kesehatan, juga diberikan bantuan uang tunai sebesar Rp6 juta untuk daerah-daerah yang membutuhkan.