Anggota Komisi I DPR Bantah Minta Setop dan Awasi Misionaris di Papua

Pernyataan Jazuli yang menyinggung misionaris di Papua disampaikan saat rapat bersama Menhan Prabowo beberapa waktu lalu.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Anggota Komisi I DPR Bantah Minta Setop dan Awasi Misionaris di Papua
Jazuli Juwaini. ©2016 Merdeka.com

Anggota Komisi I DPR RI Jazuli Juwaini menegaskan tidak pernah meminta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk mengawasi keberadaan misionaris atau pemuka agama di Papua. Pernyataan Jazuli yang menyinggung misionaris di Papua disampaikan saat rapat bersama Menhan Prabowo beberapa waktu lalu.

Dalam rapat itu, Jazuli menduga banyaknya orang yang datang ke Papua atas nama misionaris. Dia mengaku khawatir para misionaris ini justru melakukan misi terselubung selain menyebarkan agama.

"Tidak ada pernyataan saya minta setop dan mengawasi gerak gerik misionaris agama tertentu. Bahkan tegas saya katakan misi ceramah agama dilindungi dan tidak ada masalah," kata Jazuli melalui siaran persnya, Jumat (15/11).

Ingin Papua Tetap Damai

Dia menyebut permintaan untuk mengecek pesawat-pesawat yang masuk ke Papua agar tidak disalahgunakan oknum tertentu untuk membuat kegaduhan.

"Justru ini untuk melindungi misi-misi yang mulia tersebut dari penyalahgunaan orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Dan semata-mata keinginan kuat kami agar Papua dan bumi Papua mendapat kedamaian mengingat Papua acapkali bergejolak dan korbannya adalah rakyat," tegas dia.

Ketua Fraksi PKS ini menegaskan tidak bermaksud menyinggung perasaan pemeluk agama, kelompok tertentu atau warga Papua.

"Selama ini Fraksi PKS terus berjuang untuk keutuhan NKRI dan untuk seluruh rakyat Indonesia dengan beragam suku dan agama sesuai prinsip Bhinneka Tunggal Ika," pungkas Jazuli.

Sebelumnya, Jazuli menyinggung soal dugaan ada pihak tertentu yang datang ke Papua mengatasnamakan misionaris. Dia khawatir orang-orang tersebut memiliki misi terselubung di luar kaitan dengan agama.

"Mohon maaf ini Pak Menhan, kita tidak ingin menyinggung sesuatu yang sangat sensitif. Tapi tidak bisa dipungkiri, di Papua itu banyak juga pesawat-pesawat yang masuk yang mengangkut tentang misionaris," kata Jazuli.

Rekomendasi