Mantan Kapolri Jenderal Awaloedin Djamin meninggal dunia pada Kamis siang kemarin, pukul 14.55 WIB. Awaloedin mengembuskan napas setelah beberapa hari dirawat di RS Medistra, Pancoran, Jakarta Selatan.
Jenazah Kapolri periode 1978-1982 rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, hari ini. Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan bertindak sebagai inspektur upacara.
Sebagai penghormatan atas jasa-jasa Awaloedin, Kapolri mengimbau untuk mengibarkan bendara setengah tiang. Imbauan tersebut berlaku untuk semua kantor dan kediaman Polri.
"Sebagai bentuk penghormatan makan hari ini Jumat tanggal 1 Februari 2019 sampai dengan Minggu 3 Februari kepada seluruh jajaran Polri diminta untuk mengibarkan bendera setengah tiang," demikian bunyi imbauan yang tertuang dalam surat telegram bernomor ST/317/I/PAM.1./2019 tertanggal 31 Januari 2019 yang diterima merdeka.com, Jumat (1/2).
Kapolri Jenderal (Purn) Awaluddin Djamin merupakan Tribrata 1 era Presiden ke-2 RI Soeharto. Dia menjabat orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu menggantikan Widodo Budidarmo, dengan masa jabatan 26 September 1978 hingga 3 Desember 1982.