Pilot pesawat Lion Air PK-LQP sempat memberi sinyal peringatan masalah teknis atau sinyal Pan-Pan lewat radio beberapa menit setelah lepas landas dari pulau Bali. Namun kemudian sinyal itu dicabut dan mereka mengatakan masalahnya telah diatasi dan tetap terbang menuju ke Jakarta.
Pesawat yang sama kemudian jatuh beberapa jam setelahnya atau pada Senin (29/10) lalu dalam penerbangan ke Pangkal Pinang. Kecelakaan itu menewaskan semua penumpang yang berjumlah 189 orang.
Kepala otoritas bandara untuk wilayah Bali-Nusa Tenggara, Herson, mengatakan bahwa usai sinyal peringatan dibuat, menara kontrol langsung waspada. Namun karena pilot memperbarui informasi bahwa pesawat itu bisa terbang dengan normal dan tidak akan kembali ke bandara seperti yang diminta, pihaknya pun tidak mengambil tindakan.
"Kapten pilot sendiri cukup percaya diri untuk terbang ke Jakarta dari Denpasar," kata Herson, seperti dikutip Reuters, Jumat (2/11).
Sementara itu, pilot lain yang hendak mendarat di Bali beberapa saat setelah Lion Air tersebut lepas landas mengatakan bahwa dia diperintahkan untuk mengelilingi bandara sebelum mendarat. Dia diminta untuk mendengarkan percakapan radio antara pilot Lion Air dan pengendali lalu lintas udara.
"Karena panggilan Pan-Pan, kami diberitahu untuk menunda, mengitari bandara di udara sebelum mendarat," ungkap pilot yang menolak disebutkan namanya.
"Pesawat Lion diminta untuk kembali ke Bali lima menit setelah lepas landas, tetapi kemudian pilot mengatakan masalah telah diselesaikan dan dia akan tetap terbang ke Jakarta," tambahnya.
Pilot menggunakan panggilan 'Pan-Pan' untuk menandai situasi yang mendesak. Sinyal itu setingkat lebih rendah dari 'Mayday', yang menandakan tekanan yang parah.
Penerbangan Denpasar-Jakarta dengan pesawat tersebut mendarat di bandara Seokarno Hatta pada pukul 10:55 siang waktu setempat pada hari Minggu.
Jet Boeing 737 MAX yang sama berangkat pada pukul 6:20 pagi berikutnya, menuju pulau Bangka, lepas Sumatera, dan jatuh ke laut 13 menit kemudian. Tepat sebelum kecelakaan itu, pilot telah membuat permintaan untuk kembali ke bandara.