Nama Pangkalan Udara (Lanud) Rembiga, Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), diubah menjadi Lanud TGKH M Zainuddin Abdul Majid. Perubahan nama Lanud tersebut diberikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal Yuyu Sutisna, saat berada di Jayapura, Papua, Kamis (26/7) kemarin.
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PB NW) Raihanun ZAM mengapresiasi nama TGKH M Zainuddin Abdul Majid, menjadi nama di Lanud Rembiga. Bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB), pemberian nama Lanud Rembiga dengan nama satu-satunya Pahlawan Nasional yang berasal dari NTB menandakan kepedulian dan penghargaan pemerintah khusus TNI kepada pahlawan bangsa.
"Atas nama warga NW dan ahli waris ninikda Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid, kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Jokowi, selaku Pemegang Kekuasaan Tertinggi TNI yang terus memperhatikan putra terbaik NTB yang telah berjuang untuk kemerdekaan bangsa Indonesia tercinta ini, termasuk merubah nama Lanud Rembiga menjadi Lanud Tuan Guru Kiai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Majid," kata Ketua Umum PBNW Raihanun ZAM, melalui Ketua I PBNW Tuan Guru Bajang (TGB) Zainuddin Atsani, dalam keterangannya di Mataram, Jumat (27/7).
Dia melanjutkan, memang di era Presiden Jokowi ini perhatian pemerintah pusat kepada provinsi NTB cukup tinggi. Hal ini terlihat dari progres berbagai pembangunan yang digalakan di NTB, salah satunya percepatan pembangunan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Kuta Lombok Tengah, yang terus diatensi Jokowi.
Pada 2017 lalu, Jokowi memberikan penganugerahan gelar pahlawan kepada pendiri organisasi Nahdlatul Wathan, Ninikda Maulanasyaikh TGKH M Zainuddin Abdul Majid, sebagai Pahlawan Nasional pada 10 Oktober 2017 lalu.
"Khusus warga NW, tiada yang paling berharga dan syukur kepada Allah SWT atas anugerah gelar Pahlawan Nasional, kepada guru kami itu, oleh Presiden Jokowi, sebab memang Ninik (kakek) Maulanasyaikh layak disematkan gelar Pahlawan Nasional karena jasa-jasa beliau kepada bangsa ini. Semoga Bandara Internasional Lombok juga secepatnya berganti nama dengan nama pahlawan seperti nama bandara di daerah- daerah lainya," tandasnya.
Terkahir beliau menguatkan lagi keputusan hasil Mukernas NW 2017 lalu yang memutuskan mendukung kembali Jokowi pada pilpres 2019 mendatang. "Saya tegaskan kembali lagi bahwa NW sudah bulat mendukung Jokowi dua periode," pungkasnya.