Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, menyelenggarakan serangkaian kegiatan bakti sosial kesehatan dan pasar murah pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Acara ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bakti Ke-79 TNI Angkatan Udara. Puluhan warga mendapatkan layanan operasi katarak gratis, sementara ribuan lainnya menikmati fasilitas kesehatan umum dan harga kebutuhan pokok yang terjangkau.
Komandan Lanud (Danlanud) Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, menyatakan kebanggaannya atas kegiatan ini, yang menunjukkan dampak positif kehadiran TNI AU bagi masyarakat. Bakti sosial ini diharapkan dapat membawa kebahagiaan dan kebaikan bagi warga di Banjarbaru dan seluruh Kalimantan Selatan. Inisiatif ini juga menjadi wujud nyata dari semangat patriotisme dan kepedulian terhadap sesama.
Berbagai layanan kesehatan gratis disediakan di Rumah Sakit TNI AU Sjamsudin Noor, meliputi operasi katarak, sunatan massal, pengobatan umum, pemeriksaan gigi, dan pemasangan KB. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan pasar murah yang digelar di sepanjang Jalan Hercules Kelurahan Syamsudin Noor, menawarkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Advertisement
Advertisement
Layanan Kesehatan Gratis dan Antusiasme Warga
Dalam rangka Hari Bakti Ke-79 TNI Angkatan Udara, Lanud Sjamsudin Noor fokus memberikan layanan kesehatan gratis yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Puluhan orang telah terdaftar dan menjalani operasi katarak, sebuah layanan yang seringkali membebani secara finansial bagi sebagian warga. Selain itu, sunatan massal juga menjadi salah satu program unggulan yang menarik perhatian banyak keluarga.
Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kepedulian TNI AU terhadap kondisi sosial masyarakat. "Selain operasi katarak, ada juga sunatan massal, pengobatan umum gratis hingga pemeriksaan gigi dan pemasangan KB bagi ibu-ibu," ujarnya. Kehadiran TNI AU diharapkan dapat memberikan solusi konkret bagi permasalahan kesehatan yang dihadapi warga.
Salah satu warga, Erhansyah, mengungkapkan rasa syukurnya karena anaknya dapat mengikuti sunatan massal secara gratis. "Kami sangat terbantu, jika bayar sendiri tentu biayanya cukup mahal untuk khitan," kata Erhansyah. Penghematan biaya ini sangat berarti bagi keluarga, menunjukkan betapa pentingnya program bakti sosial semacam ini.
Advertisement
Advertisement
Pasar Murah dan Ketersediaan Elpiji Terjangkau
Selain layanan kesehatan, Lanud Sjamsudin Noor juga menggelar pasar murah yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga subsidi. Pasar murah ini menjadi magnet bagi masyarakat, terutama dengan adanya penjualan ratusan tabung gas elpiji 3 kilogram. Penjualan ini difasilitasi oleh Pertamina melalui pangkalan yang ditunjuk, memastikan harga yang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Warga lainnya, Ernawati, yang mengantre untuk mendapatkan elpiji 3 kilogram, mengaku selama ini kesulitan mencari tabung gas dengan harga normal. "Jika beli di warung eceran harganya sampai Rp35.000, alhamdulillah di sini harganya sangat murah sesuai HET Rp18.500," jelas Ernawati. Ketersediaan elpiji dengan harga HET sangat meringankan beban ekonomi rumah tangga.
Kegiatan pasar murah ini tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menunjukkan sinergi antara TNI AU dan BUMN seperti Pertamina. Inisiatif ini merupakan upaya nyata dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bagi masyarakat. Antusiasme warga yang memadati lokasi pasar murah menjadi bukti keberhasilan program ini.
Advertisement
Advertisement
Meneladani Jiwa Patriotisme Pahlawan TNI AU
Peringatan Hari Bakti TNI AU memiliki makna historis yang mendalam, mengenang peristiwa heroik serangan udara pertama ke markas Belanda di Semarang dan gugurnya tiga tokoh perintis AURI. Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita menekankan bahwa bakti sosial ini adalah cara untuk mewujudkan semangat para pahlawan yang gugur. "Sehingga dalam hari bakti ini, pahlawan yang gugur membawa bakti sosial hari ini kita wujudkan," katanya.
Arahan Kepala Staf TNI Angkatan Udara juga menjadi landasan bagi pelaksanaan kegiatan ini, mengingatkan bahwa pendahulu TNI AU memberikan perlawanan pada masanya melawan penjajahan. Kini, generasi penerus TNI AU menghadapi situasi nasional dan kondisi masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian lebih. Bakti sosial ini adalah wujud meneladani jiwa patriotisme dari para pahlawan TNI AU, dengan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan rakyat.
Semangat kepahlawanan tidak hanya diwujudkan melalui pertempuran, tetapi juga melalui pengabdian tulus kepada masyarakat. Kegiatan bakti sosial ini menjadi jembatan antara sejarah heroik TNI AU dengan kebutuhan kontemporer masyarakat, menegaskan peran TNI AU sebagai pelindung dan pengayom bangsa. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai luhur perjuangan terus hidup dan relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Advertisement
Sumber: AntaraNews