Polisi buru penyedia fasilitas dan penggunaan dana untuk makar

Polisi buru penyedia fasilitas dan penggunaan dana untuk makar. Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum mau mengungkap total dan sumber aliran dana aksi makar. Penyidik masih menggali informasi penggunaan dari aliran dana tersebut.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Polisi buru penyedia fasilitas dan penggunaan dana untuk makar
Gelar kasus narkoba di Polda Metro Jaya. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) belum mau mengungkap total dan sumber aliran dana aksi makar. Penyidik masih menggali informasi penggunaan dari aliran dana tersebut."Jumlahnya belum, karena gini kalau jumlah itu tidak disampaikan memang ini terus masih di gali. Misalnya katakan lah ratusan juta peruntukannya untuk apa, kan itu masih dikonfirmasi lagi, ada misalnya nilainya puluhan juta dikonfirmasi lagi," kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/12).Diakui dia, aliran dana lebih dari satu kali. "Tentu aliran dana itu harus dilihat dari awal itu siapa kemudian sampai operator-operator lapangan," ujar dia.Bukan hanya itu, penyidik juga masih mendalami keterlibatan pihak lain yang diduga ikut memfasilitasi rencana aksi makar tersebut."Atau siapa saja yang membantu dalam kaitan ini untuk menyediakan fasilitas-fasilitas tertentu. Misalnya, mobil untuk sound system itu kan perlu dibiyai itu didata," ucap Martinus.Kembali disinggung berapa aliran dana terbesar, Martinus menutup rapat-rapat informasi itu. Menurutnya, hal tersebut tidak bisa disampaikan ke publik."Subtansi penyidikan. Kalau informasi-informasi seperti itu disampaikan itu kan penyidik-penyidik ini memiliki strategi dalam satu proses penegakan hukum," pungkas dia.

Rekomendasi