Mensos terus koordinasi soal kondisi korban bom gereja di Samarinda

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya Intan Olivia Marbun, balita korban pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene Sengkotek, Samarinda. Dia mengaku terus memantau kondisi korban lainnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Mensos terus koordinasi soal kondisi korban bom gereja di Samarinda
Jalan sehat jelang hari pahlawan. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan rasa duka cita atas meninggalnya Intan Olivia Marbun, balita korban pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene Sengkotek, Samarinda. Dia mengaku terus memantau kondisi korban lainnya."Saya memang belum ke sana, namun saya selalu berkoordinasi dengan pihak yang ada di sana," ujar Khofifah di Gedung Aneka Bakti, Salemba, Jakarta Pusat (17/11)."Saya tetap memantau semuanya melalui grup WhatsApp yang sudah dibuat," tambahnya.Khofifah mengaku telah mengirimkan bunga ucapan duka cita bagi keluarga korban. "Kemarin begitu saya mengetahui korban Intan meninggal dunia, saya meminta untuk disampaikan turut berduka cita dan mengirimkan bunga papan ke rumah duka," jelasnya.Sampai saat ini, Mensos Khofifah terus melakukan pantauan terhadap korban lain yang masih menjalani perawatan.

Rekomendasi