Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus), Mayor Jenderal Doni Monardo menyatakan pelaku yang mengeroyok 4 anggota TNI AU telah diserahkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) TNI. Saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus yang melibatkan anggotanya tersebut."Kami masih melakukan pendalaman jumlah anggota yang terlibat dalam peristiwa tersebut, namun lima di antaranya sudah diserahkan ke Denpom untuk diperiksa," ujar Doni saat dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (2/6).Agar kasus serupa tidak terulang kembali, Doni berjanji akan mengevaluasi aktivitas seluruh anak buahnya."Ke depan akan kami lakukan evaluasi, harapan rakyat Indonesia peristiwa seperti ini tidak terulang kembali," tandasnya.
Seperti diketahui, pengeroyokan itu terjadi usai acara reunian di Kompleks Bandara Adisumarmo, Sukoharjo. Setelah acara itu, sebanyak 17 orang keluar untuk mencari hiburan di sebuah kafe. Setelah itu empat orang melanjutkan karaoke di kawasan Solo Baru, Grogol, Sukoharjo. Saat itulah terjadi perselisihan antara empat orang tersebut dengan 25 orang yang diduga anggota aparat.Kepala Penerangan dan Perpustakaan Pangkalan Udara TNI AU Adisutjipto, Mayor (Sus) Hamdi Londong mengatakan pelaku diduga merupakan anggota kopassus Grup II Kandang Menjangan, Kartosuro, Sukoharjo, Jawa Tengah."Kita terus melakukan koordinasi, dan ada info telah menetapkan 12 tersangka. Mereka diduga anggota Kopassus Grup II Kandang Menjangan, Kartosuro," katanya pada wartawan, Selasa (2/6).