Negosiasi dengan GWK alot, warga tetap tutup akses jalan

"Kalau ingin berlarut-larut, silakan saja dan kami tetap akan memutuskan untuk menutup akses jalan masuk," kata Wayan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Negosiasi dengan GWK alot, warga tetap tutup akses jalan
Dialog antara warga dan GWK. ©2014 Merdeka.com/Gede Nadi Jaya

Hingga Senin (25/08) sore, pertemuan warga dengan pihak Garuda Wisnu Kencana (GWK) selama 3 jam belum juga menemukan titik temu. Bahkan pertemuan yang semula digelar di kalangan pertunjukan Kecak Dence, beralih ke lokasi tempat pengurugan batu kapur pintu masuk GWK.Mereka duduk-duduk sambil membentangkan spanduk yang menagih akses jalan menuju setra (kuburan Hindu) tempat pengabenan. Sementara itu, untuk mencari solusi, manajemen pengelola GWK menemui warga. Mereka pun berdialog di bawah terik matahari.Direktur Utama PT GAIN, Seno Adi Kawanto, menjelaskan perusahaannya berkomitmen terhadap pembuatan rurung agung (jalan menuju setra). Dimana PT GAIN sendiri merupakan salah satu pengelola GWK yang bertanggung jawab terhadap pembuatan akses jalan menuju setra."Kami berkomitmen membangun rurung agung. Kami minta ketulusan warga. Kami berniat bersama-sama membangun GWK. Bahkan perjanjian dengan manajemen yang sebelumnya, kami tidak tau dan kami tetap melaksanakan," kata Seno di hadapan warga.Ia berjanji akan mengawal apa yang telah dijanjikan oleh perusahaannya. "GWK ini besar sekali. Kami dari PT Alam Sutra berkomitmen terhadap pembangunan GWK," tuturnya.Ia juga meminta niat baik perusahaannya dihargai warga Banjar Suka Duka Giri Dharma yang menutup akses jalan masuk GWK. "GWK ini adalah milik Desa Ungasan. Sekali tolong niat baik kami dihargai. Mari kita bersama-sama mencari jalan ke luar. Kami komit membangun dan menyejahterakan warga di sini," tambahnya.Sementara itu, perdebatan masih terus sengit. Seorang warga bernama Antara meminta kepada Seno untuk dapat memutuskan apa yang menjadi keinginan mereka. "Jangan kemudian nanti bapak bilang, saya koordinasi dulu dengan atasan saya, saya laporkan dulu dan sebagainya. Bosan kami pak, ini masalah sejak lama. Berani tidak bapak ambil keputusan," katanya.Ditambahkan pula oleh Iwayan Kurma, Kelian Adat Suka Duka Banjar Giri Mandiri, keputusan manajemen agar bisa diputuskan hari ini, agar tidak berlarut-larut. "Saya berharap bapak memang betul-betul diberikan mandat oleh pihak yang berada di atas untuk mengambil keputusan," ujarnya."Agar ini tidak lagi menjadi wacana untuk dibahas di lingkup manajemen GWK. Kalau ingin berlarut-larut, silakan saja dan kami tetap akan memutuskan untuk menutup akses jalan masuk."

Rekomendasi