17 Kali operasi face off selama 7 Tahun,Lisa dilepas rumah sakit

Lisa adalah korban KDRT. Dia disiram dengan air keras oleh suaminya sendiri.

Moch. Andriansyah
Oleh Moch. Andriansyah - Reporter
17 Kali operasi face off selama 7 Tahun,Lisa dilepas rumah sakit
Lisa jalani face off tujuh tahun. ©2014 merdeka.com/moch andriansyah

Masih ingat kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada tahun 2006 silam di Malang, Jawa Timur? Atau mungkin masih ingat dengan pasien operasi face off di RSUD dr Soetomo Surabaya?Ya, pasien itu bernama Siti Nur Jazila alias Lisa (29), asal Turen, Malang. Lisa adalah korban KDRT. Dia disiram dengan air keras oleh suaminya sendiri. Akibatnya, wajah Lisa mengalami kerusakan cukup parah, dan harus menjalani operasi face off di RSUD dr Soetomo.Setelah menjalani perawatan selama tujuh tahun di rumah sakit milik Pemprov Jawa Timur itu, hari ini, Rabu (5/2), Lisa dilepas oleh tim dokter yang menanganinya."Sejak dirawat hingga Lisa sudah bisa kami lepas untuk bersosialisasi kembali dengan masyarakat, dia telah menjalani operasi selama 17 kali. Selama ini, Lisa tinggal di ruang khusus di RSUD dr Soetomo selama tujuh sampai delapan tahun ini," terang Ketua Tim Bedah Plastik Face Off, Prof dr Sjaifuddin Noer SpBP-K di rumah sakit.Sebelum dilepas kembali ke masyarakat, Lisa juga diberi tali asih oleh pihak RSUD dr Soetomo untuk bekal hidup selama satu tahun. "Operasi yang dilakukan selama ini, merupakan bantuan dari DPRD, Pemprov Jawa Timur dan pihak rumah sakit. Selain itu, setelah dilepas kami juga memberikan tali asih berupa santunan terhadap Lisa untuk bekal hidup selama satu tahun," lanjut dia.Sementara dalam upacara pelepasan, selain mendapat tali asih dan buku berjudul Hidup Ini, yang ditulis oleh salah satu dokter RSUD dr Soetomo, Lisa juga berkesempatan untuk berfoto bersama dengan tim dokter yang menangani operasinya."Melepas Lisa, bukan berarti kita melepas begitu saja. Tapi tim dokter juga cukup care (peduli) dengan Lisa. Dalam setiap seminggu sekali, Lisa diperkenankan datang untuk melakukan kontrol," kata dia lagi.

Rekomendasi