Anas akui dirikan perusahaan bersama Nazaruddin

"Tapi awal 2009 saya mundur dan keluar dari perusahaan itu," kata Anas.

Aryo Putranto Saptohutomo
Anas akui dirikan perusahaan bersama Nazaruddin
Anas bersaksi di Sidang Dedi Kusdinar. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mengakui pernah mendirikan perusahaan bersama mantan sahabatnya, Muhammad Nazaruddin. Tetapi dia menyatakan berubah pikiran di tengah jalan dan memilih mundur."Pernah. PT Panahatan. Tapi awal 2009 saya mundur dan keluar dari perusahaan itu," kata Anas saat bersaksi dalam sidang Deddy Kusdinar, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (21/1).Anas tidak mengungkapkan rinci apa alasan dia mundur dari perusahaan itu. Dia juga mengaku tidak pernah punya saham di perusahaan lain yang ikut menggarap proyek Hambalang.Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Indonesia itu juga menyangkal tuduhan jaksa soal pernah meminta Nazaruddin dan Grup Permai beserta PT Duta Graha Indah mundur dari proyek Hambalang. Dia juga menampik pernah meminta PT Adhi Karya mengganti semua uang yang sudah digelontorkan oleh Nazaruddin buat menggaet proyek bernilai Rp 2,5 triliun itu."Sama sekali tidak pernah. Urusan proyek Hambalang saja saya tidak pernah dapat cerita, tidak tahu. Bagaimana saya meminta Nazaruddin dan PT DGI mundur dan urusan lain-lain," tandas Anas.

Topik pilihan: KPK   | Partai Demokrat

Dalam persidangan, Anas juga mengungkapkan alasan istrinya, Athiyyah Laila, mundur sebagai Komisaris PT Dutasari Citra Laras. Dia berdalih alasan mundurnya Athiyyah karena alasan etika.Anas mengatakan, Athiyyah menjadi Komisaris PT Dutasari Citra Laras sejak 2008 sampai awal 2009. Tetapi, dia berkelit istrinya mundur saat dia hendak mengajukan diri menjadi calon legislatif."Ketika saya awal proses pencalegan, istri saya mundur sebagai pemegang saham PT Dutasari. Alasannya, kalau saya terpilih tidak baik kalau ada istri saya punya saham di sebuah perusahaan. Selain urusan keluarga, karena anak-anak masih kecil waktu itu," kata Anas.Anas pun mengaku mengenal Direktur PT Dutasari Citra Laras, Machfud Suroso. Dia mengaku Machfud sangat mengenal istrinya.

Rekomendasi