RB Leipzig sukses melanjutkan tren positifnya di kandang sendiri setelah menumbangkan Werder Bremen dengan skor 2-0 pada pekan ke-11 Liga Jerman 2025/26. Pertandingan sengit ini berlangsung di markas kebanggaan mereka, Red Bull Arena, pada Minggu (23/11) lalu.
Dua gol kemenangan krusial bagi Die Roten Bullen dicetak oleh Assan Ouedraogo dan Xaver Schlager, memastikan tiga poin penuh bagi tuan rumah. Hasil ini sekaligus menjadi momen manis bagi pelatih Ole Werner yang berhasil menaklukkan mantan tim asuhannya.
Kemenangan ini tidak hanya menjaga rekor sempurna RB Leipzig di kandang, tetapi juga semakin menguatkan posisi mereka di peringkat kedua klasemen Bundesliga. Mereka terus menempel ketat pemuncak klasemen sementara, Bayer Muenchen.
Advertisement
Advertisement
Dominasi Awal dan Perlawanan Kiper Lawan
Sejak peluit awal dibunyikan, RB Leipzig menunjukkan dominasi permainan yang kuat di Red Bull Arena. Mereka, yang sebelumnya telah memenangkan empat laga kandang berturut-turut, langsung melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan Werder Bremen.
Serangkaian peluang berbahaya berhasil diciptakan oleh Ridle Baku dan Assan Ouedraogo pada babak pertama. Namun, kiper Werder Bremen, Mio Backhaus, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial yang menjaga gawangnya tetap perawan.
Kesempatan emas sempat datang pada menit ke-26 saat Ridle Baku gagal memaksimalkan umpan matang dari Baumgartner, tembakannya melebar tipis dari gawang. Ouedraogo juga beberapa kali mengancam dengan tembakan rendah dari luar kotak penalti, memaksa Backhaus bekerja keras.
Advertisement
Werder Bremen sendiri kesulitan mengembangkan permainan menyerang mereka, dengan hanya satu tembakan dari Senne Lynen yang melenceng. Babak pertama berakhir tanpa gol berkat ketangguhan lini belakang dan kiper Bremen.
Advertisement
Gol Pembuka dan Kunci Kemenangan
Memasuki babak kedua, Werder Bremen mencoba tampil lebih agresif dan sempat mengancam melalui umpan rendah Marco Friedl yang hampir disambar Keke Topp. Momen krusial terjadi pada menit ke-59 ketika Jens Stage memimpin serangan balik berbahaya, namun digagalkan tekel penting dari Yan Diomande.
Tindakan heroik Diomande tersebut menjadi titik balik pertandingan bagi RB Leipzig. Hanya empat menit berselang, kebuntuan akhirnya pecah. Ridle Baku mengirimkan umpan kepada Assan Ouedraogo, yang kemudian melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang dari luar kotak penalti.
Gol indah Ouedraogo pada menit ke-63 mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Setelah kebobolan, Werder Bremen tampak kesulitan untuk bangkit dan memberikan perlawanan berarti, meskipun pelatih Horst Steffen melakukan tiga pergantian pemain.
Advertisement
RB Leipzig kemudian memastikan kemenangan mereka pada menit ke-80. Berawal dari sundulan Baumgartner yang tidak berhasil dibersihkan dengan sempurna oleh pertahanan lawan, Xaver Schlager, yang masuk sebagai pemain pengganti, dengan sigap menyambar bola dari jarak dekat. Gol ini menutup laga dengan skor akhir 2-0.
Advertisement
Posisi Klasemen dan Rekor Impresif
Kemenangan atas Werder Bremen ini semakin mengukuhkan catatan impresif RB Leipzig di kandang sendiri. Mereka berhasil menjaga rekor sempurna di Red Bull Arena, melanjutkan tren positif yang telah dibangun sejak awal musim Bundesliga.
Dengan tambahan tiga poin ini, RB Leipzig terus menempel ketat Bayer Muenchen di puncak klasemen sementara Liga Jerman. Mereka kini berada di peringkat kedua, meskipun masih terpaut enam poin dari Die Werkself yang kokoh di posisi teratas.
Laga ini juga menjadi momen penting bagi kiper veteran Leipzig, Peter Gulacsi, yang mencatatkan penampilan ke-350 untuk klub. Kehadirannya memberikan stabilitas di bawah mistar gawang tim.
Advertisement
Werder Bremen, yang datang dengan modal tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir, harus mengakui keunggulan Leipzig. Kekalahan ini menjadi pukulan bagi mereka dalam upaya memperbaiki posisi di tabel klasemen Bundesliga.
Sumber: AntaraNews