Prabowo Janjikan Renovasi Sekolah Nasional di Seluruh Indonesia dalam 2-3 Tahun

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh untuk melakukan renovasi sekolah nasional di seluruh Indonesia dalam 2-3 tahun, termasuk wilayah perbatasan, demi pemerataan kualitas pendidikan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Prabowo Janjikan Renovasi Sekolah Nasional di Seluruh Indonesia dalam 2-3 Tahun
Presiden Prabowo Subianto berkomitmen penuh untuk percepatan renovasi sekolah nasional di seluruh Indonesia, termasuk wilayah perbatasan, dalam 2-3 tahun ke depan. Simak detail program dan kunjungannya ke Pulau Miangas. (AntaraNews)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk merenovasi seluruh sekolah di Indonesia dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun ke depan. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, sebuah pulau terluar di wilayah perbatasan Indonesia dengan Filipina, pada Sabtu (9/5).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Presiden untuk melihat langsung kondisi fasilitas pendidikan di daerah terpencil. Program renovasi sekolah nasional ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan dan memastikan pemerataan akses bagi seluruh pelajar di Tanah Air, dari Sabang hingga Merauke.

Inisiatif ini mencakup perbaikan fasilitas pendidikan di berbagai tingkatan, mulai dari sekolah dasar hingga menengah, dengan penekanan khusus pada wilayah-wilayah yang selama ini mungkin kurang tersentuh pembangunan. Pemerintah bertekad untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan modern bagi generasi penerus bangsa.

Komitmen Peningkatan Fasilitas di Wilayah Terdepan

Dalam kunjungannya ke Pulau Miangas, Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan rencana besar pemerintah untuk meningkatkan fasilitas umum. Selain sekolah, pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di pulau tersebut juga akan mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Presiden Prabowo menekankan bahwa perbaikan fasilitas ini adalah bagian dari upaya negara untuk hadir di setiap sudut wilayah, termasuk di pulau-pulau terdepan. "Kami akan merenovasi semua sekolah. Tahun ini dan selama dua hingga tiga tahun ke depan, kami akan meningkatkan sekolah di seluruh Indonesia," ujarnya kepada warga setempat.

Kunjungan ini juga menjadi kesempatan bagi Presiden untuk mengkaji kondisi secara langsung dan menegaskan kembali rencana peningkatan fasilitas publik yang vital. Miangas, sebagai salah satu pulau terluar Indonesia yang berdekatan dengan perbatasan Filipina, menjadi simbol komitmen pemerintah terhadap pemerataan pembangunan.

Target Ambisius Renovasi dan Digitalisasi Pendidikan

Program renovasi sekolah nasional yang dicanangkan pemerintah memiliki target yang ambisius. Pada April lalu, Presiden Prabowo menyatakan bahwa pemerintah menargetkan penyelesaian perbaikan sekitar 288.000 sekolah hingga tahun 2028.

Progres renovasi telah dimulai dengan sekitar 17.000 sekolah direnovasi pada tahun 2025. Selanjutnya, target yang lebih besar telah ditetapkan untuk tahun ini, yaitu 70.000 sekolah, dan 100.000 sekolah lainnya direncanakan pada periode 2027-2028.

Selain renovasi fisik, Presiden juga meninjau dukungan digitalisasi untuk sekolah-sekolah. Ia memeriksa apakah sekolah telah menerima papan digital interaktif untuk mendukung proses belajar mengajar. Pejabat setempat mengonfirmasi bahwa sekolah-sekolah di Pulau Miangas telah menerima peralatan digital tersebut, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengintegrasikan teknologi dalam pendidikan.

Bantuan untuk Masyarakat dan Kunjungan Kenegaraan

Di luar sektor kesehatan dan pendidikan, Presiden Prabowo juga memberikan bantuan langsung kepada masyarakat, khususnya para nelayan. Bantuan tersebut berupa satu unit kapal berbobot 15 gross ton, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan Miangas.

Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat warga Miangas dan mencatat bahwa dirinya adalah presiden kedua Indonesia yang mengunjungi pulau tersebut. Kunjungan ini menegaskan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

Sebelum tiba di Miangas, Presiden Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina, pada tanggal 7-8 Mei 2026. Kunjungan ke Miangas setelah agenda internasional ini menunjukkan prioritas pemerintah terhadap isu-isu domestik, terutama pembangunan di daerah terluar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi