Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi selidiki bercak darah dan cakaran di tangan anak Ela Nurhayati

Polisi selidiki bercak darah dan cakaran di tangan anak Ela Nurhayati Ela Nurhayati. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian terus mengusut kasus pembunuhan Ela Nurhayati (42) di Kampung Pangragajian RT 03 RW 09 Desa Kayuambon Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Hasil penyelidikan ditemukan bercak darah di baju dikenakan anak korban dan bekas luka cakaran di tangannya.

"Iya ada cakaran juga, itu di kedua tangannya (anak korban)," kata Kasatreskrim polres Cimahi, AKP Niko Nurallah Adiputra saat dihubungi, Selasa (18/9).

Saat penemuan jasad Ela, di dalam rumahnya hanya ditemani anak korban yang tergolong berkebutuhan khusus. Meski begitu, polisi belum dapat menyimpulkan temuan-temuan tersebut. Saat ini pengembangan pun terus dilakukan.

"Kita belum pastikan, masih dalam pengembangan," katanya.

Selain itu, untuk menemukan petunjuk lain, penyidik telah meminta CCTV di beberapa lokasi untuk mencari titik terang siapa pelaku pembunuhan ditambah dari 14 orang saksi yang sudah dimintai keterangan.

Niko menegaskan, kepolisian bukan mau melambat-lambatkan pengungkapan kasus ini. Keinginan mendapatkan alat bukti yang sempurna menjadi alasan yang dipegang pihak kepolisian.

Diberitakan sebelumnya, seorang perempuan ditemukan tewas berlumuran darah Di Kp. Pangragajian Desa Kayuambon, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat.

Dari olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu pisau dapur, sepasang sandal perempuan dan dua Buah HP milik korban dan anak korban. Perempuan bernama Ela Nurhayati ditemukan pada selasa tanggal 11 September 2018 sekitar pukul 11.50 WIB.

Awal penemuan mayat tersebut setelah salah seorang tetangga korban, Deni melihat anak korban berinisial MA (15) menangis sambil membawa HP dan pakaian yang berlumuran darah.

Saat dihampiri dan membuka pagar rumah korban, ia melihat Ela sudah kondisi tertelungkup dengan penuh darah. Melihat hal itu, Deni memanggil Hari dan Mayor inf.

Agus yang saat itu hendak menuju mesjid dekat rumah korban untuk salat dzuhur untuk melihat kondisi korban. Setelah itu, warga pun menghubungi Polsek Lembang untuk melaporkan penemuan mayat tersebut.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP