Penduduk Indonesia Bertambah, Kini Tembus 290,1 Juta Jiwa

Menurut Teguh, tren pertumbuhan penduduk dalam setahun terakhir relatif stabil.

Dimas Ramadhan Wicaksana
Penduduk Indonesia Bertambah, Kini Tembus 290,1 Juta Jiwa
Sejumlah orang berjalan di trotoar pada saat jam pulang kantor di Kawasan Sudirman, Jakarta, Senin (8/6/2020). Aktivitas perkantoran dimulai kembali pada pekan kedua penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi pandemi COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Penduduk Indonesia kini mencapai 290,1 juta jiwa atau bertambah sekitar 1,8 juta dibandingkan semester II 2025 yang tercatat sebanyak 288,3 juta jiwa. Data terbaru tersebut dirilis Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Semester I 2026 per 30 Juni 2026.

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi mengatakan jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai 290.125.073 jiwa.

"Per semester I tahun 2026, jumlah penduduk Indonesia sudah 290.125.073 jiwa. Dibanding semester II tahun 2025, jumlahnya bertambah kurang lebih 1,8 juta jiwa," kata Teguh dalam Rapat Koordinasi Nasional Dukcapil di Jakarta, Senin (3/8/2026).

Menurut Teguh, tren pertumbuhan penduduk dalam setahun terakhir relatif stabil. Pada semester I 2025 jumlah penduduk tercatat sekitar 286 juta jiwa, kemudian meningkat menjadi 288,3 juta jiwa pada semester II 2025, dan kini menembus 290,1 juta jiwa.

"Kalau dilihat dalam satu tahun terakhir, jumlah penduduk bertambah sekitar 3,4 juta jiwa atau rata-rata 1,7 juta jiwa setiap semester," ujarnya.

Ia menjelaskan kenaikan tersebut merupakan hasil pertumbuhan penduduk alami setelah memperhitungkan angka kelahiran dan kematian, serta pembaruan data melalui pembersihan dan penunggalan biometrik.

Selain itu, jumlah penduduk laki-laki masih lebih banyak dibanding perempuan. Tercatat penduduk laki-laki mencapai lebih dari 146,4 juta jiwa, sedangkan perempuan sekitar 143,7 juta jiwa.

Provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak masih ditempati Jawa Barat dengan 52,6 juta jiwa, disusul Jawa Timur sebanyak 42,4 juta jiwa dan Jawa Tengah 38,7 juta jiwa.

Sementara itu, dari total penduduk Indonesia, 214,3 juta jiwa telah berusia 17 tahun ke atas dan memiliki KTP elektronik. Sebanyak 208,5 juta jiwa atau 97,28 persen di antaranya juga telah melakukan perekaman biometrik.

"Kita masih memiliki sekitar 5 juta penduduk yang belum melakukan perekaman biometrik. Ini menjadi tugas Dukcapil untuk terus melakukan jemput bola," kata Teguh.

Rekomendasi