Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Sebut Mobil Pikap Pengangkut Santri Terguling Karena Kelebihan Muatan

Polisi Sebut Mobil Pikap Pengangkut Santri Terguling Karena Kelebihan Muatan Tersangka sopir pikap maut. ©2018 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Polres Metro Tangerang kota mengungkap penyebab tergulingnya kendaraan pikap B9029RV yang ditumpangi 23 orang santri Pondok Pesantren Miftahul Huda, Semanan, Jakarta Barat. Polisi menemukan penyebab mobil pikap terguling karena kelebihan muatan.

Akibat kelebihan muatan tersebut, sistem pengereman mobil Kijang rakitan tahun 1992 itu, tak mampu lagi dikendalikan sang sopir RFA (18).

"Jika berdasarkan keterangan dari saksi ahli, kendaraan tersebut harusnya bermuatan 700 kilogram, tapi pada saat dikendarai jumlahnya melewati kapasitas," terang Kapolres Metro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan, Rabu (28/11).

Harry mengasumsikan, bila seorang santri memiliki berat badan 50 kilo, maka total muatan sebesar 1.150 kilo atau 1 ton lebih.

Pada situasi itu, kondisi jalan menurun dan menikung menyebabkan fungsi pengereman tidak bisa maksimal.

"Akhirnya, sopir hilang kendali sehingga pada saat ingin mengembalikan ke posisi semula tidak bisa, akhirnya terguling terbalik," jelas Harry.

Andri Supriansyah, penguji KIR yang memeriksa kondisi mobil Kijang pikap B9029RV itu menjelaskan, bila kendaraan tersebut kerusakan terjadi pada tempat minyak rem yang sudah dalam kondisi kosong. Sehingga menyebabkan selang pecah dan patah.

"Terlebih kendaraan membawa muatan berlebih, ini juga yang menjadi penyebab selang pecah dan patah," ujar Andri.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP