Polisi Ancam Segel Kafe di Bekasi yang Tidak Taat Protokol Kesehatan
Merdeka.com - Polisi mengultimatum kepada para pemilik kafe agar tetap menaati protokol kesehatan. Jika membandel, kafe-kafe tersebut bakal disegel.
"Tiap malam kita razia terus. Nanti kita libatkan Satpol PP sebagai penegak Perda untuk melaksanakan. Kalau masih membandel ya nanti sampai tahap penyegelan," kata Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Imam Syafii, Sabtu (26/9).
Menurutnya, polisi melakukan kontrol rutin setiap malam ke berbagai tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, tidak terkecuali kafe yang belakangan viral tersebut.
"Kita memang dengan personel terbatas ya keliling ke kafe-kafe yang banyak itu. Keliling juga, mungkin begitu kita kontrol sudah menaati ya kita pindah lagi, mungkin balik lagi (membandel) atau gimana," tutur Imam.
Rencananya, malam ini petugas kepolisian dan Satpol PP akan kembali melakukan pengecekan ke berbagai tempat, termasuk kafe yang viral tersebut. Dia berharap masyarakat dapat bekerja sama menaati protokol kesehatan.
"Kalau dari surat edaran Pak Wali Kota itu sampai pukul 21.00 WIB boleh makan di tempat, terus sampai pukul 23.00 WIB melayani take away. Jadi boleh buka tapi harus taat. Kalau di DKI enaknya kan tutup semua, jadi kita enak di lapangan," Imam menandaskan.
Catatan Redaksi: Ada kesalahan dalam pemuatan foto ilustrasi. Redaksi merdeka.com telah menggantinya. Kami memohon maaf pada pihak Fe Coffee & Eatery atas ketidaknyamanan ini.
Reporter: Nanda Perdanaputra
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya