Polres Metro Bekasi akan menambah titik penyekatan menuju Jalan Tol Jakarta-Cikampek di wilayah Kabupaten Bekasi. Saat ini baru dua terdapat titik penyekatan, masing-masing di GT Tambun dan Cikarang Pusat.
"Kita berupaya supaya tidak ada mobilitas masyarakat di jalan raya atau keluar perumahan, karena lonjakan kasus Covid-19 saat ini sudah luar biasa," kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan, Rabu (7/7).
Menurut dia, pengguna jalan yang diizinkan masuk ke dalam jalan tol yang memenuhi kriteria dalam peraturan PPKM Darurat, yaitu pekerja di sektor esensial dan kritikal. Di luar itu akan disuruh putar balik.
"Mereka yang boleh lewat atau masuk yang sesuai ketentuan bekerja disektor esensial, kritikal dan keadaan darurat lainnya. Itu saja, di luar itu tidak diizinkan," jelas Hendra.
Kasatlantas Polres Metro Bekasi, AKBP Argo Wiyono mengatakan ada dua akses jalan menuju gerbang tol arah Jakarta yang disekat saat ini, kedua titik itu Gerbang Tol Cikarang Pusat Deltamas dan Tambun Grand Wisata.
"Nanti rencana ada dua akses jalan menuju tol yang kami tutup atau sekat," kata Argo.
Dua akses lainnya menuju gerbang Tol Cikarang Barat dan Cibatu. Ia menyebut, penutupan akses jalan menuju jalan tol untuk membatasi mobilitas warga saat penerapan PPKM Darurat.
Sebab, tujuan PPKM Darurat ini membatasi mobilitas masyarakat karena kasus Covid-19 tengah mengalami lonjakan cukup tinggi.
Dilansir dari situs pikokabsi.bekasikab.go.id, kasus baru Covid 19 masih ditemukan setiap hari dalam jumlah cukup banyak. Hari ini, pemerintah mencatat kasus baru sebanyak 351, sementara kasus sembuh ada 338. Sementara pasien meninggal dunia ada 4.
Adapun kasus aktif yang menjalani isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit sebanyak 2.248.