Percasi Banyumas Berharap Unsoed Gelar Turnamen Norma Master untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Catur

Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banyumas berharap Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dapat merealisasikan penyelenggaraan Turnamen Norma Master guna menggenjot kualitas pembinaan atlet catur di daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Percasi Banyumas Berharap Unsoed Gelar Turnamen Norma Master untuk Tingkatkan Pembinaan Atlet Catur
Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banyumas berharap Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dapat merealisasikan penyelenggaraan Turnamen Norma Master guna menggenjot kualitas pembinaan atlet catur di daerah. (AntaraNews)

Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Banyumas menyuarakan harapan besar kepada Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Mereka berharap kampus tersebut dapat merealisasikan penyelenggaraan turnamen Norma Master sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet catur di daerah.

Wakil Ketua Percasi Kabupaten Banyumas, Prof. Bambang Hartoyo, menyampaikan hal ini saat membuka Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) V Tahun 2026. Acara pembukaan berlangsung di Auditorium Fakultas Biologi Unsoed, Purwokerto, Banyumas, pada Minggu (12/4). Percasi Banyumas telah beberapa kali merintis turnamen bertaraf internasional ini.

Rencana penyelenggaraan turnamen Norma Master sebenarnya sudah ada sejak sebelum reformasi dan sempat direncanakan kembali pada 2019. Namun, rencana tersebut tertunda akibat pandemi COVID-19. Kini, Percasi Banyumas kembali mendorong realisasi ajang penting ini.

Pentingnya Turnamen Norma Master bagi Atlet Catur

Turnamen Norma Master memiliki peran krusial bagi para pecatur yang berambisi meraih gelar internasional. Ajang ini menjadi batu loncatan penting untuk mencapai level kompetisi yang lebih tinggi. Sayangnya, penyelenggaraan turnamen semacam ini masih relatif jarang ditemukan, termasuk di wilayah Jawa Tengah dalam satu dekade terakhir.

Percasi Banyumas sendiri telah berupaya keras untuk mewujudkan turnamen ini. Prof. Bambang Hartoyo mengungkapkan bahwa rencana penyelenggaraan Norma Master sudah dirintis dua kali, bahkan sejak sebelum era reformasi. Upaya terakhir pada tahun 2019 terpaksa ditunda karena kondisi pandemi COVID-19 yang tidak memungkinkan.

Dengan melihat urgensi tersebut, Percasi Banyumas sangat mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari lingkungan kampus Unsoed. Dukungan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi turnamen Norma Master di waktu mendatang. Penyelenggaraan ini akan menjadi dorongan signifikan bagi perkembangan catur lokal.

Dukungan Unsoed dan Apresiasi SOCT V

Menanggapi harapan tersebut, Wakil Rektor Unsoed Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Norman Arie Prayogo, menyatakan prinsipnya siap mendukung penuh rencana penyelenggaraan Turnamen Norma Master. Pihak rektorat menegaskan komitmennya untuk membantu, baik dari segi tempat pelaksanaan, waktu, maupun dukungan finansial. Hal ini menunjukkan sinergi positif antara Percasi dan Unsoed.

Selain itu, Percasi Banyumas juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Soedirman Open Chess Tournament (SOCT) V oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Catur Unsoed. Menurut Prof. Bambang Hartoyo, kualitas dan jumlah peserta SOCT terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Ini menunjukkan dedikasi UKM Catur Unsoed dalam memajukan olahraga catur.

Ajang SOCT V ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga bagian integral dari upaya pembinaan atlet catur daerah. Turnamen ini berfungsi sebagai wadah bagi para pecatur muda untuk mengasah kemampuan dan pengalaman. Keberadaan SOCT V sangat mendukung persiapan atlet menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Pembinaan Atlet Catur Lokal dan Persiapan Porprov

Penyelenggaraan SOCT V Tahun 2026 berhasil menarik perhatian 200 pecatur dari berbagai daerah. Peserta terbagi dalam dua kategori, yaitu 40 peserta dari tingkat SD dan 160 peserta dari kategori Open. Mereka berasal dari provinsi-provinsi seperti Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta, menunjukkan cakupan yang luas.

Prof. Bambang Hartoyo menjelaskan bahwa ajang ini juga dimanfaatkan sebagai bagian dari persiapan Percasi Banyumas menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Untuk Porprov mendatang, Percasi Banyumas telah menyiapkan tiga atlet terbaiknya. Mereka akan berkompetisi dalam empat nomor pertandingan yang berbeda.

Dua dari tiga atlet yang disiapkan untuk Porprov tersebut bahkan turut serta dalam turnamen SOCT V ini. Partisipasi mereka di SOCT V menjadi kesempatan berharga untuk mengukur kemampuan. Ini juga sebagai ajang adaptasi sebelum berlaga di kompetisi yang lebih besar. Ini menegaskan pentingnya SOCT V dalam ekosistem pembinaan catur di Banyumas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi