Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo berkolaborasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Gorontalo, telah melaksanakan kegiatan pengawasan keamanan pangan takjil. Kegiatan ini difokuskan di kawasan bundaran Tugu Adipura, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Inisiatif ini bertujuan utama untuk menjamin seluruh produk takjil yang beredar aman dikonsumsi masyarakat selama bulan suci Ramadhan.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan langkah proaktif pemerintah daerah dalam memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Tim gabungan BBPOM melakukan pengambilan sampel takjil secara acak dari berbagai pedagang. Sampel-sampel tersebut kemudian diuji cepat menggunakan fasilitas laboratorium keliling yang memadai.
Proses pengujian ini dilakukan secara langsung di lapangan untuk mendapatkan hasil yang akurat dan cepat. Hasil awal pengujian menunjukkan indikasi positif terhadap keamanan pangan takjil yang dijual. Hal ini memberikan jaminan awal bagi konsumen di Kabupaten Gorontalo.
Advertisement
Advertisement
Bupati Sofyan Puhi menyatakan apresiasinya terhadap hasil pengujian lapangan yang menunjukkan takjil aman untuk dikonsumsi. "Berdasarkan penjelasan BBPOM, dari 15 sampel yang diambil dan diuji kelayakannya, seluruhnya dinyatakan negatif dari bahan berbahaya yang dilarang. Ini hasil yang sangat baik," ujar Sofyan. Hasil ini merupakan kabar baik bagi masyarakat yang akan membeli takjil.
Menurut Bupati Sofyan, hasil positif ini menjadi bukti nyata tingginya kesadaran para pedagang takjil di lokasi tersebut dalam menjaga kualitas dagangan mereka. Pedagang dinilai telah berkomitmen untuk tidak menggunakan bahan pengawet, pewarna tekstil, maupun zat kimia berbahaya lainnya. Kesadaran ini secara langsung menjamin kenyamanan dan kesehatan konsumen.
Kawasan bundaran Tugu Adipura ini merupakan titik kedua pengawasan yang dilakukan oleh BBPOM. Sebelumnya, uji serupa juga telah dilaksanakan di kawasan Menara Pakaya, dan hasilnya menunjukkan keamanan pangan yang sama-sama aman. Konsistensi hasil ini mengindikasikan standar keamanan pangan yang baik di berbagai sentra penjualan takjil di Kabupaten Gorontalo.
Advertisement
Advertisement
Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, turut menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengawasan ini. Ia menegaskan bahwa kehadiran lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan dan BBPOM, menjadi bukti konkret fungsi pengawasan pemerintah terhadap kesehatan masyarakat. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi kesehatan masyarakat, khususnya selama periode Ramadhan.
Selain fokus pada takjil, tim BBPOM juga memperluas pengawasannya ke sarana distribusi ritel pangan kemasan di sekitar lokasi. Pemeriksaan ini mencakup berbagai produk makanan kemasan yang dijual kepada konsumen. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan pangan secara menyeluruh.
Meskipun secara umum hasil pemeriksaan ritel pangan kemasan juga dinyatakan negatif dari bahan berbahaya, petugas menemukan satu catatan penting. Petugas menemukan catatan pada kemasan parsel yang sudah melewati masa kedaluwarsa. Temuan ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang.
Advertisement
Pemerintah daerah mengimbau para distributor dan pelaku usaha ritel untuk lebih teliti dalam memeriksa masa berlaku produk. Ketelitian ini sangat krusial guna menjamin perlindungan konsumen secara menyeluruh. Edukasi dan pengawasan berkelanjutan diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus serupa di kemudian hari.
Sumber: AntaraNews