Pelancong Tipu Tukang Emas karena Habis Bekal di Bandung, Tembakkan Airsoft Gun saat Ketahuan Korban

Tindakan nekat itu terekam kamera amatir warga dan beredar di media sosial.

Robby Bouceu
Oleh Robby Bouceu - Reporter
Pelancong Tipu Tukang Emas karena Habis Bekal di Bandung, Tembakkan Airsoft Gun saat Ketahuan Korban
Pelancong Tipu Tukang Emas karena Habis Bekal di Bandung, Tembakkan Airsoft Gun saat Ketahuan Korban (Merdeka.com)

HJ (51), pelancong asal Pekalongan, nekat melakukan penipuan di Kota Bandung dengan menjual emas palsu. Saat niat culasnya terbongkar sang penadah emas, yakni korban inisial EYU, pria tersebut justru menembaknya dengan airsoft gun.

Tindakan nekat itu terekam kamera amatir warga dan beredar di media sosial. Namun, berkat gerak cepat kepolisian, HJ kini berhasil diamankan guna menjalani proses hukum.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono mengungkap, peristiwa ini terjadi pada Rabu (24/12). Saat itu, tersangka bersama istrinya hendak menjual emas palsu dan menyasar pedagang emas kaki lima di kawasan Sukajadi, tak jauh dari mal Paris Van Java (PVJ).

HJ menawarkan 'emas' miliknya seharga Rp7 juta. Namun setelah tawar-menawar, pedagang hanya sanggup melepas di angka Rp5 juta.

Penipu Warga Bandung
Penipu Warga Bandung merdeka.com

Budi menjelaskan, sang penadah emas, telah memeriksa keaslian barang tersebut sebanyak dua kali dan awalnya tak ada hal mencurigakan. Namun, kejanggalan baru ditemukan saat tersangka pergi menggunakan motor bersama istrinya.

"Kemudian, pada saat tersangka pergi, dicek kembali oleh pedagang emas tersebut, ternyata diduga emas tersebut adalah palsu," ujar Budi.

Tanpa pikir panjang, pedagang langsung mengejar. Kejar-kejaran berakhir tak jauh dari lokasi, tepatnya di lingkungan asrama polisi Sukajadi. Di situlah terjadi cekcok terjadi. Bukannya kooperatif, HJ malah kaget dan panik dan mengeluarkan airsoft gun dan melakukan penembakan.

“Tersangka mengeluarkan air softgun dan melakukan penembakan kepada korban,” kata Budi.

Aksi itu sontak memancing warga sekitar turun tangan. HJ pun berhasil dibekuk ramai-ramai sebelum akhirnya digelandang ke Polsek Sukajadi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat insiden penembakan, korban menderita luka di bagian wajah dan dirawat di Rumah Sakit Advent untuk penanganan medis.



Penipu Warga Bandung
Penipu Warga Bandung merdeka.com

Soal motif kasus ini, Budi mengungkap tersangka mengaku kehabisan bekal saat berlibur di Bandung. Tersangka dan istrinya sendiri telah berada di Bandung selama tiga hari dan menginap di salah satu hotel di daerah Sukajadi Bandung.

“Jadi kehabisan uang, karena kehabisan uang makanya menyuruh istrinya menjual emas tersebut,” kata dia.

Kepolisian telah menyita barang bukti, di antaranya airsoft gun dan jaket driver ojek online yang digunakan tersangka dalam aksinya.

Adapun soal asal-usul airsoft gun, Budi mengatakan, tersangka memerolehnya secara daring. Begitu juga dengan jaket driver ojek online yang ia kenakan saat beraksi.

Mengenai istri tersangka, Budi mengungkap ia tak terlibat langsung dalam kasus ini. Sebab, tak mengetahui niat tersangka yang merupakan suaminya.

“Yang istrinya memang tidak mengetahui bahwa itu rumah palsu atau tidak, hanya disuruh suaminya tolong jualin. Jadi untuk sementara keterlibatan istrinya sebagai saksi,” ujar Budi.

Sementara itu, tersangka HJ, mengaku aksinya tersebut dilakukan tanpa rencana. Ia mengatakan cuma hendak liburan di Bandung selama tiga hari.

Adapun soal kepemilikan airsoft gun, ia mengaku cuma untuk jaga diri belaka. Ia mengaku telah memilikinya sejak 6 bulan lalu.

“Airsoft gun tadinya sudah ada sih, sudah sekitar 6 bulanan di saya. Buat jaga-jaga,” kata dia sembari tertunduk saat diajak berbincang oleh awak media.

Atas perbuatannya, HJ dijerat dengan sejumlah pasal. Antara lain pasal penipuan 378 KUHP, Pasal penganiayaan 170 KUHP, Undang-Undang Darurat nomor 12 tentang kepemilikan senjata tanpa izin.



Rekomendasi