Pelaku Sempat Menawarkan Ponsel Sebelum Bunuh dan Perkosa Gadis Baduy
Merdeka.com - Kasus pembunuhan dialami seorang gadis baduy sudah direncanakan para pelaku. Para pelaku telah melakukan pengintaian selama satu bulan sebelum menjalankan aksinya.
"Pelaku sudah bulak balik ke gubuk korban melakukan pengintaian dari sebulan yang lalu. Pelaku juga sempat berpura-pura menawarkan ponsel kepada korban," kata Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto saat merilis kasus pembunuhan ini di Mapolda Banten, Kamis (5/9).
Setelah melakukan pengintaian itu para pelaku mengetahui waktu korban sendiri di dalam gubuk dan saat ditinggal oleh orangtuanya berladang serta kakaknya. Pada hari Jumat 30 Agustus 2019 sekitar pukul 13.30 WIB pelaku pun memulai aksinya dengan mendatangi gubuk yang dijadikan sebagai tempat tinggal.
Saat itu, ketiga pelaku melihat korban sedang mencari kayu bakar di belakang gubuknya. Niatan untuk memerkosa sudah terlintas dan direncanakan oleh ketiga pelaku yakni AMS alias E (20) , AR (15), dan F (16).
"Ya memang niatnya ingin memerkosa mereka kumpul dulu sebelumnya. E menyampaikan ada gadis orang baduy. Mereka sepakat untuk memerkosa dan siapa yang duluan itu sudah ditentukan," kata Kapolres.
Ketiga tersangka akan disangkakan dengan pasal 340 KUHPidana dengan hukuman penjara seumur hidup. Satu pelaku ditangkap di daerah Palembang Sumatera Selatan dan dua pelaku lain ditangkap di daerah Cisimeut, Kabupaten Lebak.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya