Okupansi Hotel di Jabar Meningkat, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Sabtu, 31 Oktober 2020 02:35 Reporter : Aksara Bebey
Okupansi Hotel di Jabar Meningkat, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan Ilustrasi hotel. ©Shutterstock/Joan Quevedo Fle

Merdeka.com - Okupansi hotel di Jawa Barat saat masa libur panjang mengalami peningkatan. Hal ini seiring dengan banyaknya kedatangan wisatawan untuk berakhir pekan.

Data pada Rabu 28 Oktober 2020 hingga hari ke tiga Jumat 30 Oktober 2020, okupansi hotel sudah mencapai 50 persen. Angka ini diprediksi bertambah hingga akhir pekan ini.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar, mengatakan target yang dicanangkan dalam momentum ini adalah okupansi di angka 70 persen.

"Target 70 persen hampir tercapai, hari pertama kemarin okupansi hotel masih belum bagus, tapi hari kedua lebih baik, mudah-mudahan tren ini bisa terjaga hingga akhir pekan ini," kata dia, Jumat (30/10).

Herman menegaskan, pengelola hotel sudah berkomitmen mengikuti aturan pemerintah mengenai protokol kesehatan hingga pengurangan kapasitas. Ia berharap, para wisatawan yang menginap bisa ikut pula berdisiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Wisatawan harus menyesuaikan diri, protokol kesehatan harus diterapkan dengan benar," kata dia.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Bandung Dewi Kenny Kaniasari juga telah menargetkan akan ada kenaikan keterisian kamar hotel selama cuti bersama dan libur panjang pada akhir pekan ini.

"Kita optimis dari okupansi hotel harapannya bisa sampai 40 persen, mudah-mudahan bisa minimalnya terpenuhi lah yah," kata dia. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini