Mulai 1 Juni Tiket Masuk Kawasan Bromo-Semeru Naik, Ini Besarannya

Sabtu, 11 Mei 2019 00:22 Reporter : Darmadi Sasongko
Mulai 1 Juni Tiket Masuk Kawasan Bromo-Semeru Naik, Ini Besarannya Gunung Bromo. ©2017 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Tiket kunjungan wisata ke kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengalami kenaikan terhitung mulai 1 Juni 2019. Kenaikan karena nilai premi asuransi pengunjung yang semula Rp2.500 menjadi Rp4.000.

Tiket masuk pengunjung Nusantara ke Bromo pada hari kerja naik dari semula Rp27.500 menjadi Rp29.000. Sementara di hari libur naik dari biasanya Rp32.500 menjadi Rp34.000. Sementara tiket masuk pengunjung Nusantara ke Semeru pada hari kerja naik dari Rp17.500 menjadi Rp19.000. Sementara di hari libur naik dari Rp22.500 menjadi Rp24.000. Sementara untuk pengunjung mancanegara tidak ada perubahan tarif tiket masuk.

"Ini dalam rangka meningkatkan layanan asuransi pengunjung wisata alam TNBTS, sehingga tiket masuk kawasan mengalami perubahan," kata John Kenedie dalam keterangan persnya, Jumat (10/5).

Penyesuaian premi asuransi tersebut dilatarbelakangi adanya survei kepuasan pengunjung yang salah satu hasilnya terkait besar santunan asuransi yang dirasakan masih kurang. Karena rata-rata perawatan di rumah sakit selama 1–3 hari sehingga memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sementara besar santunan meninggal dunia dirasa masih dianggap kurang.

Jika korban musibah adalah tulang punggung keluarga, maka dana santunan dapat digunakan sebagai pengganti pendapatan yang hilang. Sementara jika korban berasal dari luar kota, maka sebagian dana asuransi dapat digunakan untuk biaya pengembalian jenazah ke daerah asal.

"Nilai manfaat keuangan hasil klaim premi asuransi TNBTS sangat membantu bagi korban yang mengalami musibah (kecelakaan) pada saat kunjungan di dalam kawasan," jelasnya.

Penyesuaian nilai premi tersebut akan diikuti dengan peningkatan nilai manfaat bagi pemegang premi asuransi. Besaran santunan meninggal dunia bukan karena kecelakaan, dari sebelumnya Rp20.000.000 menjadi Rp25.000.000.

Besaran santunan meninggal dunia karena kecelakaan dari sebelumnya Rp60.000.000 menjadi Rp75.000.000. Sementara besaran santunan cacat tetap total atau sebagian karena kecelakaan (maksimum) dari sebelumnya Rp60.000.000 menjadi Rp75.000.000.

Besaran santunan biaya perawatan karena kecelakaan (maks) dari sebelumnya Rp6.000.000 menjadi Rp7.500.000.

Perlu diketahui kecelakaan di kawasan wisata Bromo maupun Pendakian Semeru selama kurun waktu 2016 – Mei 2019 tercatat total 104 orang. Rinciannya, 10 orang korban meninggal dunia karena sakit, 9 orang meninggal karena kecelakaan, 62 orang dilakukan perawatan karena kecelakaan di dalam kawasan, 23 orang dilakukan tindakan evakuasi.

Akibat kecelakaan tersebut, TNBTS menduduki peringkat pertama dari kecelakaan yang terjadi di wisata alam taman nasional atau konservasi lain.

John mengatakan, TNBTS menjadi obyek wisata alam favorit yang banyak dikunjungi baik pengunjung nusantara maupun mancanegara. Setiap tahun mampu memberikan kontribusi kepada kas negara melalui Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Tercatat selama 2018 TNBTS menyumbangkan PNBP sebesar Rp26.179.112.649. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini