Meraup Cuan Ratusan Juta dari Tangisan Bayi Mungil Tak Berdosa

Dua belas orang dewasa yang semestinya bisa menjadi pelindung, justru terlibat dalam perkara keji. Mereka memperdagangkan bayi.

Aksara Bebey
Oleh Aksara Bebey - Reporter
Meraup Cuan Ratusan Juta dari Tangisan Bayi Mungil Tak Berdosa
Meraup Cuan Ratusan Juta dari Tangisan Bayi Mungil Tak Berdosa (Merdeka.com)

Wajah-wajah tertunduk itu digiring dari minibus ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat, Senin (15/7) malam. Dua belas orang dewasa yang semestinya bisa menjadi pelindung, justru terlibat dalam perkara keji. Mereka memperdagangkan bayi demi meraup keuntugan.

Komplotan ini bukan sindikat biasa. Mereka bekerja sistematis. Mulai dari mencari ibu hamil yang hendak 'melepas' bayinya, membiayai persalinan, menyiapkan surat identitas palsu, hingga mengatur keberangkatan para bayi yang bahkan belum genap berusia 1 tahun itu ke luar negeri.

Dalang bisnis tak manusiawi ini ialah inisial SH. Hasil pemeriksaan awal polisi, komplotan SH telah memulai praktik human trafficking sejak tahun 2023.

Sekurang-kurangnya ada 24 bayi yang telah mereka jual. Untuk harga satu bayinya, SH dan komplotan membanderol Rp11 juta hingga Rp16 juta. Artinya, jika sudah 24 bayi mereka perjualan belikan sejak 2023, keuntungan didapat sudah mencapai ratusan juta Rupiah.

“Harganya kisaran antara Rp11.000.000 sampai Rp 16.000.000,” ungkap Dirreskrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan, Selasa (17/5).

Terciumnya praktik jahat ini saat polisi menyelidiki kasus penculikan di wilayah Jawa Barat. Selain menangkap 12 pelaku, polisi juga berhasil menyelamatkan 6 orang bayi yang hendak dijual ke negara jiran Singapura.

Lima dari enam bayi tersebut berasal dari Pontianak. Sedangkan satu lainnya dari wilayah Tangerang. Saat dibawa ke Mapolda Jabar, terdengar tangisan mereka dari dalam mobil polisi.

“Untuk bayi masih belum berusia setahun jadi mereka masih berusia 2 atau 3 bulan, karena itu masih baru, dalam masa perawatan sebelum mereka dikirim ke Singapura,” ungkapnya.

Para bayi mungil itu kini diamankan ke RS Bhayangkara Sartika Asih guna penanganan medis, sebelum dititipkan ke tempat perlindungan khsusus. Di sisi lain, Dirreskrimum Polda Jawa Barat masih melakukan pendalaman dan pengembangan atas kejahatan tak manusiawi ini.

Rekomendasi