Sorot
{{caption}}
Alasan Hakim Tolak Permintaan Jaksa Bebankan Rp 4,8 Triliun ke Nadiem

{{caption}}
Pramono Minta Senayan City dan Plaza Senayan Terhubung Terowongan Bawah Tanah

{{caption}}
Hakim Minta Kejagung Usut Kenaikan Harta Nadiem Lewat TPPU

{{caption}}
Makna Mawar Kuning di Sidang Nadiem

{{caption}}
OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan

{{caption}}
KPK Amankan 10 Orang dalam OTT di Kuantan Singingi

Topik Terkait
{{caption}}
Seskab Teddy Wijaya: Kebijakan Pemerintah Dibangun di Atas Data yang Tepat

Dia memastikan keakuratan data sosial ekonomi menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo.

{{caption}}
Ground Checking DTSEN, Wamensos Agus Jabo Kordinasi Lintas Sektoral

Ground checking menjadi langkah penting untuk memastikan validitas data.

{{caption}}
Cetak Sejarah, Indonesia Punya Data Tunggal Sosial Ekonomi yang Siap Digunakan untuk Penyaluran Bansos

Indonesia akhirnya mencetak sejarah di era pemerintahan Presiden Prabowo dengan peluncuran data tunggal sosial ekonomi nasional.

{{caption}}
Ajak Kolaborasi Daerah, Mensos Optimis DTSEN Akselerasi Penurunan Kemiskinan

Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dapat menjadi perangkat proses akselerasi penurunan kemiskinan di seluruh daerah.

{{caption}}
Inpres DTSEN Sudah Diteken Presiden, Kemensos Akan Lakukan Uji Petik dan Pendalaman Data

Gus Ipul mengatakan pemutakhiran DTSEN harus melalui Standar Operating Procedure (SOP) yang telah disepakati Kemensos bersama BPS.

{{caption}}
Ini Kata Kemensos soal Kritik Bansos Sering Salah Sasaran

Penggunaan data tunggal merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mengelimir potensi kesalahan dalam penyaluran Bansos.

{{caption}}
Mensos Gus Ipul: Pemutakhiran DTSEN Kunci Akurasi Bansos dan Program Pemberdayaan

Mensos Gus Ipul menegaskan kualitas data sangat menentukan efektivitas kebijakan pemerintah.

{{caption}}
Gus Ipul Dorong Sekolah Rakyat Masuk Prioritas Papua Barat

Mensos menjelaskan, kebijakan sosial pemerintah berlandaskan amanat Pasal 34 UUD 1945, di mana negara bertanggung jawab memelihara fakir miskin & anak terlantar

{{caption}}
Ada Sekolah Rakyat di Haluan Merah Putih LKBN Antara

Sebanyak 9 Siswa Sekolah Rakyat dari SRMP 10 Bogor bersama para guru juga menyaksikan dan mencoba duduk di instalasi pameran tersebut.

{{caption}}
Mensos dan Kepala BPS Pastikan Pemutakhiran Data Bansos Tambahan Tepat Sasaran

Pemutakhiran ini untuk memastikan ketepatan penerima bantuan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk disalurkan BLTS kepada 35,04 juta KPM.

{{caption}}
Kemensos Gelar Pelatihan Care Economy untuk Tingkatkan Kualitas Perawatan Lansia dan Penyandang Disabilitas

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pendamping dalam memberikan perawatan sosial yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi lanjut usia dan disabilitas

{{caption}}
Usai Jumatan, Gus Ipul Ajak Jamaah Doakan Presiden Prabowo

Gus Ipul berharap dengan bersama-sama mendoakan Presiden, menjadi bagian agar Indonesia semakin makmur dengan hadirnya Presiden bersama masyarakat.

{{caption}}
Wamendagri Bima Lantik Pengurus ALTI Jawa Tengah, Dorong Trail Run Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

ALTI yang beberapa tahun lalu masih dalam tahap membangun organisasi kini telah berkembang pesat, baik dari sisi kelembagaan maupun penyelenggaraan kompetisi.

{{caption}}
Terungkap, OTT KPK di Kuansing Diduga Terkait Jual Beli Jabatan

KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, terkait dugaan praktik suap dalam proses pengisian jabatan Sekretaris Daerah (Sekda).

{{caption}}
KPK OTT di Kuansing, 10 Orang Dibawa ke Jakarta

10 orang dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

{{caption}}
KPK OTT di Kuansing, Ruangan Bupati Disegel

Ruang kerja wakil bupati dan sekda juga terlihat sudah disegel.

{{caption}}
Meriahnya The Icon Indonesia Top 6 Final, Penuh Standing Ovation dan Para Judges Terpukau

Kehadiran Anang Hermansyah sebagai Special Judge pun semakin melengkapi kemeriahan kompetisi dengan apresiasi dan masukan berharga.

{{caption}}
Nadiem Makarim: Terima Kasih Para Pengemudi Ojol, Salam Satu Aspal

Nadiem dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun dan dikenakan denda sebesar Rp 1 miliar terkait kasus korupsi yang melibatkan pengadaan Chromebook.