Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan rasa prihatin dan sedih atas peristiwa yang dialami almarhum Raya, bocah asal Kabupaten Sukabumi yang meninggal dengan tubuh penuh cacing.
Peristiwa ini pun menurut dia menjadi alarm bahwa pelayanan kesehatan di Indonesia belum optimal dan merata. Termasuk di Jawa Barat. Perbedaan kualitas pelayanan kesehatan di kota-kota besar dan di daerah-daerah terpencil, menurutnya, masih jauh.
"Bapak Presiden Prabowo menyampaikan ke saya 'tolong dipastikan layanan kesehatan itu merata bagi 280 juta rakyat Indonesia di manapun mereka berada'. Contoh kasus ini (meninggalnya Raya) menjadi kayak alarm buat kita untuk memastikan pelayanan kesehatan merata," ungkap dia kepada media, saat dijumpai di lingkungan Graha Sanusi Unpad, Jalan Dipatiukur Bandung, Jumat (22/8).
Terkait ini, Budi mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Sukabumi termasuk dengan Menteri Koordinator PMK. Dia juga mengatakan, telah membuka komunikasi secara langsung dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi untuk bersama-sama membereskan masalah ini.
Advertisement
Kerahkan Dinas Kesehatan Turun Langsung ke Puskesmas
Langkah tersebut, dimulai dengan mengerahkan dinas kesehatan untuk turun langsung ke Puskesmas di daerah-daerah yang jauh pusat kota guna memonitor dan melakukan audit. Sehingga pelayanan kesehatan di sana dapat ditingkatkan.
"Sekarang seluruh dinas kesehatan kita, mulai dulu dengan di Jawa Barat, dan bekerja sama lewat Puskesmas. Kalau ada indikasi yang cacingan satu orang saja, itu contoh bahwa sanitasinya kan gak baik. Itu langsung dikasih obatnya ada, murah ada di Puskesmas," ujarnya.
Sementara itu, terpisah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyatakan pihaknya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat sedang melakukan evaluasi. Seiring dengan itu, dia pun mendorong agar pengurus kewilayahan di daerah-daerah dapat lebih aktif. Sehingga pencegahan masalah layanan kesehatan dapat dilakukan sedini mungkin.
"Evaluasinya adalah pemerintahan desa, PKK, Posyandunya, harus aktif dengan baik. Lakukan penimbangan balita dalam setiap bulan. Dan itu tradisi yang telah dilaksanakan sejak saya kecil dulu. Dan ini harus terus berlangsung," katanya.
Advertisement
Audit Pelayanan
Sementara itu, Kadinkes Jawa Barat Vini Adiani Dewi menerangkan tengah melakukan audit pelayanan kesehatan dalam rangka evaluasi. Langkah tersebut dilakukan terhadap puskemas, posyandu, hingga aparatur desa, yang dekat dengan masyarakat.
Dia juga akan memberikan pembekalan kepada para dokter Puskesmas se-Jawa Barat dalam upaya pengobatan cacingan. Pembekalan itu diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para tenaga kesehatan di Puskesmas.
"Lalu nanti di hari besok kita akan melakukan peningkatan kompetensi dengan para dokter Puskesmas se-Jawa Barat. Kita akan mengadakan pertemuan tentang pengobatan penyakit cacingan," kata dia.
Dinkes Jabar juga berencana memperketat kebijakan pemberian obat cacing yang diberikan bersamaan dengan vitamin A.
"Nah, jadi sekarang kami punya kebijakan di Jawa Barat, setiap memberikan vitamin A itu harus juga minum obat cacing," kata Vini.