Polda Metro Jaya hingga kini masih terus melakukan pencarian terhadap dua orang yang dilaporkan hilang pascademo di Jakarta. Kedua individu yang dimaksud adalah Reno Syachputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid, yang keberadaannya belum diketahui.
Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi aktif dengan keluarga kedua orang hilang tersebut. Upaya ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi serta memastikan keberadaan mereka.
Pencarian orang hilang pascademo ini menjadi prioritas, mengingat pentingnya kepastian bagi keluarga yang menunggu. Pihak kepolisian mengharapkan dukungan dan doa dari semua pihak agar proses pencarian dapat membuahkan hasil.
Advertisement
Advertisement
Pihak kepolisian terus mengintensifkan pencarian terhadap Reno Syachputra Dewo dan Muhammad Farhan Hamid. Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi menegaskan komitmen Polda Metro Jaya dalam menemukan kedua warga tersebut.
Ade Ary mengungkapkan bahwa timnya telah berkomunikasi langsung dengan pihak keluarga, memastikan bahwa setiap informasi yang diterima akan ditindaklanjuti. "Seperti yang pernah kami sampaikan bahwa saudara-saudara kami yang hilang, yang dilaporkan hilang, itu adalah saudara-saudara kami. Tim sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga, jadi mohon doanya mohon dukungannya dari semua pihak," kata Ade Ary di Jakarta pada Jumat.
Terkait informasi mengenai akun media sosial Farhan yang disebut-sebut dijalankan oleh pihak lain, Ade Ary mengaku baru menerima kabar tersebut. Ia memastikan bahwa setiap informasi, sekecil apapun, akan didalami oleh tim penyidik.
Advertisement
"Baik, nanti saya cek ya. saya baru mendapatkan informasi. Setiap informasi sekecil apapun itu nanti akan didalami oleh tim ya. Tentunya harapan kita bersama dan mohon doa restu bahwa dua saudara kita ini dapat diketemukan," tandasnya, menunjukkan keseriusan dalam pencarian orang hilang pascademo ini.
Advertisement
Sebelumnya, dua orang yang juga dilaporkan hilang pascademo di Jakarta, Bima Permana Putra dan Eko Purnomo, telah berhasil ditemukan. Keduanya ternyata tidak hilang, melainkan sengaja kabur ke luar kota dengan alasan ingin hidup mandiri.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Wira Satya Triputra menjelaskan bahwa Bima Permana Putra memutuskan meninggalkan Jakarta pada 1 September 2025. "Dari hasil komunikasi kami dengan saudara Bima, beliau menyampaikan bahwa alasan kepergian meninggalkan rumah karena ingin hidup mandiri," kata Wira dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (18/9).
Bima memilih pergi ke Malang, Jawa Timur, menggunakan sepeda motor. Dalam perjalanannya, ia sempat menjual kendaraannya di Tegal sebelum melanjutkan perjalanan dengan kereta api. Di Malang, Bima mencari nafkah dengan menjual mainan barongsai di salah satu Klenteng, Kotalama.
Advertisement
Sementara itu, Eko Purnomo ditemukan kabur ke Kalimantan Tengah dan bergabung dengan kapal penangkap ikan. Dirsiber Polda Metro Jaya Kombes Pol. Roberto GM Pasaribu mengungkapkan, "Alasan Eko mengapa yang bersangkutan sampai naik ikut kapal, bekerja untuk mencari nafkah. Dalam hal ini untuk kehidupan dan Eko sendiri ingin hidup secara mandiri."
Sumber: AntaraNews