Advertisement
Para seniman itu akan tampil dalam pawai budaya yang menyuguhkan tema 'Jiwa Madura' pekan depan.
Advertisement
Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan, pihak akan mengundang penari tradisional dari seluruh Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam event Madura Culture Festival.
Acara yang akan berlangsung pada pekan depan itu akan menampilkan beberapa pertunjukan yang masuk dalam budaya lokal dengan tema 'Jiwa Madura'
Advertisement
Cak Fauzi mengungkapkan, penyelenggara akan mendatangkan penari dari wilayah tapal kuda, seperti Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember, hingga Probolinggo.
'Sebagai bagian dari kalender 2023, kami akan menjamu penari dari seluruh Kawasan Tapal Kuda untuk mengisi energi Festival Budaya Madura di Sumenep,' kata Cak Fauzi, Kamis, (24/8).
Festival ini akan diselenggarakan di Stadion Ahmad Yani mulai 26 Agustus dan akan menampilkan segudang penari tradisional dari berbagai kabupaten.
Advertisement
Pembukaan akan menampilkan kontingen Banyuwangi, dilanjutkan dengan penampilan band lokal, sebelum kabupaten lain naik panggung.
'Masing-masing grup diberi waktu 10 menit untuk tampil. Kami juga menampilkan band ternama dari Sumenep, dengan musisi Saltis dan Nuki,' kata Cak Fauzi.
Advertisement
Politisi PDIP itu mengatakan, pihak penyelenggara akan menggratiskan tiket masuk bagi siswa sekolah menengah untuk datang ke acara tersebut.
Kegiatan itu diharapkan memberi mereka kesempatan untuk mengenal dan mendapatkan wawasan tentang warisan budaya Pulau Madura dan Jawa bagian Timur.
Festival ini juga akan melibatkan partisipasi 200 usaha mikro, kecil, dan menengah dari Sumenep, sehingga memberikan keuntungan ekonomi yang terkait dengan acara tahunan ini.
Selain itu, ada juga kegiatan pameran UMKM, jalan-jalan sehat, senam massal, tong-tong sereg, dan konser dangdut.
Advertisement
Advertisement
'Kami berharap diadakannya pertunjukan ini akan mendatangkan wisatawan asing untuk berkunjung ke Sumenep,' pungkasnya.