Pelita Jaya Jakarta terus menunjukkan performa gemilang di kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) musim 2026. Tim asuhan David Singleton ini berhasil mempertahankan posisi puncak Klasemen IBL 2026 hingga awal pekan kesembilan, menegaskan dominasi mereka di liga. Dengan rekor tak terkalahkan dalam 11 pertandingan pertama, Pelita Jaya menjadi satu-satunya tim yang masih bersih dari kekalahan.
Konsistensi Pelita Jaya dalam meraih kemenangan menjadi kunci keberhasilan mereka menduduki peringkat pertama. Setiap laga dijalani dengan performa maksimal, membuktikan kekuatan skuad yang merata. Hal ini membuat persaingan di papan atas semakin menarik, dengan tim-tim lain berusaha mengejar ketertinggalan poin.
Kemenangan terakhir Pelita Jaya atas Hangtuah Jakarta dengan skor 73-63 semakin memperkuat posisi mereka. Pertandingan yang berlangsung ketat hingga kuarter ketiga ini berhasil dimenangkan berkat keunggulan di kuarter keempat. Hasil ini menambah koleksi poin Pelita Jaya menjadi 22, menyamai perolehan Bogor Hornbills namun unggul dalam rekor pertandingan.
Advertisement
Advertisement
Pelita Jaya Jakarta tampil perkasa sepanjang paruh kedua musim IBL 2026, memimpin Klasemen IBL 2026 dengan rekor sempurna. Tim yang bermarkas di GMSB, Kuningan, Jakarta ini berhasil memenangkan seluruh 11 pertandingan yang telah dilakoni. Pencapaian ini menempatkan mereka sebagai raja sementara di liga, tanpa cela hingga akhir pekan kedelapan.
Skuad yang dipimpin oleh Andakara Prastawa ini menunjukkan mental juara dalam setiap pertandingan. Mereka mampu mengatasi tekanan dari lawan-lawan tangguh, termasuk saat menghadapi Hangtuah Jakarta. Kemenangan dengan skor 73-63 di GOR Ciracas, Jakarta Timur, menjadi bukti ketangguhan Pelita Jaya.
Dengan 22 poin yang telah dikumpulkan, Pelita Jaya berhasil unggul atas pesaing terdekatnya. Performa solid ini menjadi modal berharga bagi mereka untuk terus melaju di sisa musim. Para penggemar tentu berharap Pelita Jaya dapat mempertahankan tren positif ini hingga akhir kompetisi.
Advertisement
Advertisement
Meskipun Pelita Jaya kokoh di puncak, persaingan di papan atas Klasemen IBL 2026 tetap sengit. Bogor Hornbills menempati peringkat kedua dengan perolehan poin yang sama, yakni 22. Tim asuhan Cesar Camara ini memiliki rekor 10 kemenangan dan 2 kekalahan dari 12 pertandingan. Namun, mereka kalah head-to-head dan telah bermain satu laga lebih banyak dibandingkan Pelita Jaya.
Posisi ketiga ditempati oleh Satria Muda Pertamina Bandung, yang juga menunjukkan performa impresif. Skuad Djordje Jovicic ini mengumpulkan 21 poin dari 11 pertandingan, dengan catatan 10 kemenangan dan 1 kekalahan. Jarak poin yang tipis antara tiga tim teratas menjanjikan persaingan yang semakin menarik di pekan-pekan berikutnya.
Sementara itu, dari papan bawah, Pacific Caesar Surabaya berhasil memutus rangkaian hasil negatif mereka. Setelah 11 laga tanpa kemenangan, tim asuhan Andika Supriadi ini meraih hasil sempurna dengan menumbangkan juara bertahan Dewa United Banten. Kemenangan tersebut terasa istimewa karena diraih di kandang Dewa United Arena di Tangerang.
Advertisement
Hasil positif ini membuat Pacific Caesar Surabaya kini memiliki catatan 1 kemenangan dan 11 kekalahan, dengan total 13 poin. Mereka kini berada di peringkat ke-10, satu tingkat di atas juru kunci Satya Wacana Salatiga. Kemenangan ini diharapkan dapat menjadi momentum kebangkitan bagi Laskar Kenjeran untuk memperbaiki posisi mereka di Klasemen IBL 2026.
Advertisement
Berikut adalah Klasemen IBL 2026 hingga akhir pekan kedelapan, mencakup jumlah laga, kemenangan, kekalahan, dan poin:
- 1. Pelita Jaya Basketball Jakarta: 11 laga, 10 kemenangan, 1 kekalahan, 22 poin.
- 2. Bogor Hornbills: 12 laga, 10 kemenangan, 2 kekalahan, 22 poin.
- 3. Satria Muda Pertamina Bandung: 11 laga, 10 kemenangan, 1 kekalahan, 21 poin.
- 4. Tangerang Hawks Basketball Club: 11 laga, 7 kemenangan, 4 kekalahan, 18 poin.
- 5. Hangtuah Jakarta: 12 laga, 6 kemenangan, 6 kekalahan, 18 poin.
- 6. Rajawali Medan: 12 laga, 5 kemenangan, 7 kekalahan, 17 poin.
- 7. Dewa United Banten: 11 laga, 5 kemenangan, 6 kekalahan, 16 poin.
- 8. RANS Simba Bogor: 11 laga, 4 kemenangan, 7 kekalahan, 15 poin.
- 9. Kesatria Bengawan Solo: 11 laga, 3 kemenangan, 8 kekalahan, 14 poin.
- 10. Pacific Caesar Surabaya: 12 laga, 1 kemenangan, 11 kekalahan, 13 poin.
- 11. Satya Wacana Salatiga: 12 laga, 1 kemenangan, 11 kekalahan, 13 poin.
Sumber: AntaraNews
Advertisement