Surabaya berduka atas kepergian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, Adi Sutarwijono. Ia meninggal dunia pada Selasa malam, 10 Februari 2026, setelah berjuang melawan penyakit kanker. Kabar duka ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, yang membenarkan informasi beredar di kalangan jurnalis.
Adi Sutarwijono menghembuskan napas terakhirnya pukul 20.36 WIB di salah satu rumah sakit di Jakarta. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi jajaran DPRD Kota Surabaya dan masyarakat yang mengenalnya. Sosoknya dikenal sebagai politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang telah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Surabaya selama dua periode, yakni 2019–2024 dan 2024-2029.
Rencananya, jenazah Adi Sutarwijono akan segera diberangkatkan dari Jakarta menuju Surabaya untuk disemayamkan. Penghormatan terakhir akan diberikan di kantor DPRD Surabaya pada Kamis, 12 Februari 2026, sebelum prosesi pemakaman dilakukan.
Advertisement
Advertisement
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, membenarkan kabar duka wafatnya Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono. Informasi awal mengenai berpulangnya Adi Sutarwijono menyebar melalui pesan instan WhatsApp di grup-grup jurnalis Surabaya.
Jenazah almarhum Adi Sutarwijono direncanakan akan diberangkatkan dari Jakarta pada malam ini juga. Selanjutnya, jenazah akan disemayamkan di Rumah Persemayaman di Surabaya.
Pada Kamis, 12 Februari 2026, jajaran DPRD Surabaya beserta kolega dan masyarakat akan memberikan penghormatan terakhir di kantor DPRD Surabaya. Setelah itu, jenazah akan dimakamkan di TPU Keputih, Surabaya.
Advertisement
Advertisement
Arif Fathoni mengungkapkan tidak memiliki firasat khusus sebelum kepergian Adi Sutarwijono. Namun, ia sempat menerima pesan menyentuh dari almarhum sebelum menjalani pengobatan di Jakarta. Arif Fathoni mengenang, “Pak Waka (Arif Fathoni) terima kasih atas kebaikan selama ini. Jika belum sempat saya balas di kehidupan ini, akan saya balas di kehidupan selanjutnya.”
Bagi Arif Fathoni, Adi Sutarwijono merupakan sosok yang sangat nyaman untuk diajak bertukar pikiran. Terutama saat menjalani tugas dan kerja di lingkungan DPRD Surabaya.
Adi Sutarwijono juga dikenal memiliki latar belakang sebagai jurnalis sebelum terjun ke dunia politik. Ia pernah meniti karier sebagai wartawan di Harian Surya dan Majalah Tempo. Sosoknya digambarkan sebagai pribadi yang cerdas, tenang, dan memiliki kemampuan komunikasi yang mumpuni.
Advertisement
Advertisement
Meskipun diliputi suasana duka, Arif Fathoni memastikan kinerja DPRD Kota Surabaya akan tetap berjalan. Seluruh agenda dan mekanisme yang berlaku di lembaga legislatif tersebut akan terus dilaksanakan.
Kepergian Ketua DPRD Surabaya ini tentu menjadi kehilangan besar bagi Kota Pahlawan. Namun, semangat untuk terus melayani masyarakat akan tetap menjadi prioritas. Jajaran anggota dewan berkomitmen untuk melanjutkan tugas-tugas legislasi, penganggaran, dan pengawasan demi kemajuan Surabaya.
Sumber: AntaraNews
Advertisement