Ketahuan Masuk Rumah Warga, Pria Ini Nekat Pura-Pura Pingsan di Atap
Pelaku berniat mencuri, namun belum sempat beraksi karena lebih dulu dipergoki pemilik rumah.
Seorang pria berinisial TQ (50) nekat berpura-pura pingsan di atas genteng setelah kepergok memasuki rumah warga tanpa izin di Jalan Tukad Ayun, Denpasar Timur, Bali, Rabu (26/3) siang.
Kapolsek Denpasar Timur, Kompol I Ketut Tomiyasa mengungkapkan, pelaku berniat mencuri, namun belum sempat beraksi karena lebih dulu dipergoki pemilik rumah.
"Setelah kita interogasi, dia memang berniat mengambil barang. Tapi aksinya belum sempat dilakukan karena sudah lebih dulu diketahui pemilik rumah," ujar Tomiyasa, Kamis (27/3).
Menurutnya, setelah aksinya ketahuan, TQ panik dan langsung melarikan diri dengan memanjat jalur pipa AC serta pagar rumah warga. Ia lalu naik ke atap rumah tetangga dan berpura-pura pingsan.
Aksi Gagal, Warga Langsung Bertindak
Saksi mata bernama Ida Bagus Brahmantara melihat seorang pria tak dikenal masuk ke rumahnya sekitar pukul 11.00 WITA. Ia langsung meneriaki pria tersebut dengan berkata, "Mau ngapain di sini?". TQ pun langsung melarikan diri ke rumah sebelah.
Melihat hal itu, Ida Bagus segera memberi tahu pemilik rumah sebelah, yang kemudian menghubungi warga lain untuk mengecek keberadaan pria tersebut.
Sementara itu, saksi lain bernama Iskandar mendapat laporan dari tetangganya bahwa ada seseorang di atas atap rumahnya. Saat diperiksa, benar saja, TQ sudah tergeletak di atas genteng dalam posisi terlentang.
"Saat dicek, dia sudah dalam kondisi tergeletak di atap, tidak sadarkan diri atau berpura-pura pingsan," kata Iskandar.
Drama Evakuasi di Atap Genteng
Mengetahui keberadaan pria tersebut, warga langsung menghubungi Polsek Denpasar Selatan dan terus mengawasi TQ agar tidak melarikan diri.
Karena TQ tetap tidak merespons, tim pemadam kebakaran akhirnya menyemprotkan air ke arah pria tersebut. Tak lama kemudian, ia akhirnya terbangun.
Pada pukul 13.00 WITA, tim SAR Polda Bali datang untuk mengevakuasi TQ, yang akhirnya berhasil diturunkan satu jam kemudian. Ia dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi TQ stabil. Polisi kemudian mengecek indekosnya di Jalan Tukad Banyuning Panjer, Denpasar Selatan, namun tidak menemukan barang-barang mencurigakan.
Berniat Mencuri karena Faktor Ekonomi
Dalam pemeriksaan lebih lanjut, TQ mengakui bahwa dirinya memang berniat mencuri karena faktor ekonomi.
"Benar, sekitar pukul 12.30 WITA saya masuk ke rumah warga, tapi ada yang meneriaki saya, jadi saya lari dan naik ke atap. Sampai di atas, saya pura-pura tertidur," aku TQ.
Diketahui, TQ sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di wilayah Denpasar.
"Sebenarnya dia tukang parkir di daerah Denpasar. Mungkin faktor ekonomi yang membuatnya nekat," tambah Kapolsek Denpasar Timur.