Jual ratusan liter miras oplosan, enam warung jamu di Bekasi dirazia
Merdeka.com - Polres Metro Bekasi Kota menyita ratusan liter minuman keras oplosan dijual di enam warung jamu di kawasan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Meski demikian, para penjual miras oplosan tersebut tak ada satu pun ditahan.
Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing mengatakan, polisi menyisir penjual jamu di kawasan Bekasi Timur pada Selasa malam (7/3). Sebanyak enam warung jamu milik Jeto, Pedro, Joni, Rico, Ali, dan Nasirin digeledah petugas.
"Petugas menemukan minuman keras oplosan yang dikemas dalam kemasan plastik," kata Erna, Rabu (8/3).
Dari keterangan penjual jamu, minuman oplosan tersebut berupa gingseng, intisari, dan sejumlah bahan lainnya yang dicampur menjadi satu, kemudian dikemas dalam kemasan plastik. "Minuman keras oplosan tersebut dijual ke masyarakat umum," ujar dia.
Dia menambahkan, pihaknya akan terus mengintensifkan razia warung jamu serta penjual minuman. Sebab, mereka tak menutup kemungkinan warung tersebut menjual minuman keras oplosan untuk menambah penghasilan.
"Sudah banyak korban meninggal dunia akibat mengonsumsi minuman keras oplosan," ujarnya.
Dia menambahkan, rencananya barang bukti minuman keras oplosan yang disita tersebut akan dimusnahkan oleh aparat kepolisian. Adapun, penjual jamu akan dibina agar tidak menjual miras oplosan. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya