Jemput 193 PMI yang Dideportasi dari Arab Saudi, Menteri P2MI: Masih Ada 468 Orang Lagi Bakal Dipulangkan

Hingga saat ini kata Abdul Kadir Karding masih terdapat sekitar 468 orang PMI dari total 1.206 PMI yang akan dipulangkan khusus dari Jeddah.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Jemput 193 PMI yang Dideportasi dari Arab Saudi, Menteri P2MI: Masih Ada 468 Orang Lagi Bakal Dipulangkan
Jemput 193 PMI yang Dideportasi dari Arab Saudi, Menteri P2MI: Masih Ada 468 Orang Lagi Bakal Dipulangkan (Merdeka.com)

Sebanyak 193 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang sebelumnya menghuni rumah tahanan (Rutan) Detensi Imigrasi (Tarhil) Arab Saudi akhirnya kembali ke Indonesia dan dapat menghirup udara bebas. Sebelumnya para pekerja migran ilegal asal Indonesia ini terjaring razia dalam operasi keimigrasiaan pemerintah Arab Saudi. 

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indinesia (P2MI), Abdul Kadir Karding menerangkan, pemulangan 193 WNI pekerja migran dari Arab Saudi itu merupakan gelombang pendeportasian kedua yang dilakukan pemerintah Arab Saudi terhadap pekerja migran ilegal asal Indonesia. 

"Ini adalah gelombang kedua yang datang hari ini sebanyak 193 jiwa. Sebelumnya ada 545 yang sudah sekitar seminggu yang lalu," terang Menteri P2MI, Abdul Kadir Karding ditemani kantor sekretariat presiden, Arief Rahman Sabtu (15/3).

Sementara, hingga saat ini kata Abdul Kadir Karding masih terdapat sekitar 468 orang PMI dari total 1.206 PMI yang akan dipulangkan khusus dari Jeddah. 

Abdul Kadir memastikan jika persoalan keimigrasian para PMI di Arab Saudi itu umumnya karena masalah kelebihan izin tinggal (overstay). 

"Rata-rata masalah yang mereka hadapi adalah overstay dan rata-rata sebelumnya mereka berangkat pasti unprosedural," ucap dia. 

Abdul Kadir berharap dengan pendeportasian ribuan PMI dari Arab Saudi, diharapkan para PMI tersebut nantinya dapat menjadi agen bagi P2MI dalam mengkampanyekan penempatan kerja secara resmi, aman dan sesuai prosedur. 

"Sebagai tanggung jawab Kementerian P2MI dalam negeri, kami akan pastikan seluruh yang ada ini kita kawal kepulangannya sampai di rumah mereka. Apabila yang luar kota yang tidak dijemput oleh suaminya atau keluarganya hari ini, kita tampung dulu di BP3MI Banten," jelas Politisi PKB ini. 

Dalam pemulangan 193 PMI dari Arab Saudi tersebut, mereka menumpang pesawat Saudi Airlines SV 826 yang didampingi oleh staf KJRI Jeddah. Sebelumnya mereka sempat menjalani masa tahanan di Rutan Detensi Imigrasi (Tarhil) Arab Saudi. 

Rekomendasi