Indomobil Siap Bawa Leapmotor ke Indonesia, Targetkan Perakitan Lokal Mobil Listrik
PT Indomobil National Distributor (IND) mengumumkan rencana strategis untuk menghadirkan merek kendaraan listrik Leapmotor Indonesia. Langkah ini mencakup perakitan lokal, distribusi nasional, dan layanan purnajual menyeluruh.
PT Indomobil National Distributor (IND) secara resmi mengumumkan rencana strategisnya untuk membawa merek kendaraan listrik Leapmotor ke pasar Indonesia. Langkah ini menandai babak baru dalam industri otomotif nasional, khususnya di segmen kendaraan ramah lingkungan. Perusahaan menargetkan ekspansi signifikan di pasar domestik.
CEO IND, Tan Kim Piauw, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman dengan mitra global untuk mewujudkan kehadiran Leapmotor di Indonesia. Rencana ambisius ini tidak hanya sebatas pemasaran, tetapi juga mencakup produksi lokal kendaraan listrik tersebut. Komitmen ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air.
Pengumuman penting ini disampaikan dalam sebuah temu media di Jakarta pada Jumat (13/3), menegaskan keseriusan Indomobil dalam menggarap pasar EV. Kehadiran Leapmotor di Indonesia merupakan bagian integral dari kerja sama global antara grup otomotif Stellantis dan Leapmotor. Ini menunjukkan sinergi kuat antar pemain industri global.
Strategi Indomobil Hadirkan Leapmotor Indonesia
Tan Kim Piauw menjelaskan bahwa Indomobil memiliki tanggung jawab penuh dalam membawa Leapmotor ke Indonesia. Ini meliputi distribusi kendaraan, penyediaan layanan purnajual di seluruh Indonesia, serta menjaga kualitas produk Leapmotor. Rencana awal tidak hanya sebatas pemasaran kendaraan listrik.
Fokus utama adalah pada produksi lokal di Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada kendaraan listrik. Indomobil berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional. “Mobil ini rencananya akan tetap dirakit secara lokal di Indonesia. Selain itu, Indonesia National Distributor juga memiliki tanggung jawab untuk mendistribusikan kendaraan tersebut, menyediakan layanan purnajual di seluruh Indonesia, serta menjaga kualitas produk,” ujar Tan Kim Piauw.
Kerja sama ini merupakan hasil dari aliansi global antara Stellantis dengan Leapmotor. Leapmotor sendiri adalah perusahaan kendaraan listrik berbasis teknologi yang bermarkas di Hangzhou, Provinsi Zhejiang, China. Kemitraan ini membuka peluang besar bagi pasar Indonesia.
Keunggulan Teknologi dan Pertumbuhan Leapmotor Global
Leapmotor, yang berdiri pada tahun 2015, dikenal sebagai perusahaan yang relatif muda namun sangat inovatif di industri otomotif. Sejak awal, mereka berfokus pada riset dan pengembangan kendaraan listrik serta teknologi mobil pintar. Ini menjadi fondasi kuat bagi produk-produk mereka.
Perusahaan ini mengembangkan banyak komponen penting secara mandiri. Termasuk motor listrik, baterai, sistem kokpit pintar, hingga teknologi advanced driver assistance system (ADAS). Sekitar 65 persen biaya pengembangan kendaraan berasal dari teknologi yang dibuat secara in-house.
Dari sisi penjualan, Leapmotor mencatat pertumbuhan pesat di pasar kendaraan listrik global. Pada tahun 2025, penjualan mereka mencapai sekitar 596.555 unit dan total kendaraan yang telah diproduksi secara kumulatif telah menembus sekitar 1,2 juta unit. “Leapmotor dikenal sebagai salah satu perusahaan kendaraan listrik China dengan pertumbuhan paling cepat dalam beberapa tahun terakhir,” katanya.
Target Segmen Pasar dan Model Leapmotor Indonesia
Indomobil menargetkan berbagai segmen kendaraan listrik untuk Leapmotor Indonesia. Rencana ini mencakup model dari segmen bawah hingga atas. Potensi model SUV, sedan, maupun MPV sedang dalam kajian mendalam.
Tan Kim Piauw menyatakan bahwa pada tahun 2026, segmen yang akan dibawa akan sangat beragam. “Pada 2026, segmen yang akan dibawa terdiri dari lini bawah sampai atas. Apakah SUV, sedan, atau MPV. Jadi segmen yang digarap Leapmotor sebenarnya semuanya ada,” ujar dia. Ini menunjukkan fleksibilitas Leapmotor dalam memenuhi kebutuhan pasar, dengan keinginan untuk menggarap semua segmen yang potensial di Indonesia.
Saat ini, Indomobil masih mempelajari kondisi pasar domestik secara cermat. Tujuannya adalah untuk menentukan model Leapmotor yang paling sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. “Di Indonesia kami melihat kondisi pasar dan segmen mana yang cukup kuat. Tentu kami berharap bisa ikut menggarap semua segmen karena semuanya sangat potensial,” katanya.
Secara global, Leapmotor memiliki beberapa model populer antara lain SUV seperti Leapmotor C10 dan Leapmotor C16, sedan listrik Leapmotor B01, serta mobil kota listrik Leapmotor T03. Jajaran produk ini menunjukkan cakupan segmen yang luas, mulai dari kendaraan kompak hingga SUV berukuran menengah. “Kami belum bisa menyampaikan detailnya karena saat ini masih dalam tahap pembicaraan dengan mitra kami, yaitu Leapmotor,” ujar Tan Kim Piauw.
Sumber: AntaraNews