Gunakan paspor palsu, dua WN Pakistan ditahan imigrasi Bandara Soekarno Hatta

Selasa, 17 Oktober 2017 22:32 Reporter : Kirom
Gunakan paspor palsu, dua WN Pakistan ditahan imigrasi Bandara Soekarno Hatta imigrasi Bandara Pulangkan WNA Pakistan Pengguna Paspos Palsu. ©2017 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Dua warga negara asing berkebangsaan Pakistan, diamankan petugas Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Selasa (17/10). Pengamanan WNA oleh petugas imigrasi ini dilakukan lantaran keduanya terbukti menggunakan paspor palsu.

Kepala Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Enang Syamsi menuturkan, dua WNA asal Pakistan itu adalah Gulzar Wasif (30) dan Fahira Riaz (25). Keduanya tiba menggunakan pesawat Lion Air dari Malaysia JT-285.

Enang mengatakan, kasus itu terungkap setelah petugas imigrasi melihat keganjilan pada paspor yang ditunjukkan WNA tersebut.

"Ketika mereka datang ke konter imigrasi, petugas kami menemukan kejanggalan pada halaman biodata dan dilakukan ke petugas lainnya untuk dilakukan wawancara lebih dalam," kata Enang.

Setelah petugas melakukan pendalaman terhadap paspor tersebut, ditemukan kejanggalan pada halaman biodata. Kejanggalan itu halaman biodata memiliki ketebalan berbeda pada paspor umumnya.

"Ketebalan lembaran biodata tidak seperti biasanya, dan potongan di sisi halaman tersebut juga tidak rata. Kalau tanda atau cap pendaratan dan cap bertolak pada paspor itu diduga palsu," ujar dia.

Berdasarkan kecurigaan itu, petugas kemudian memeriksa isi barang bawaan dan kontak serta foto di dalam handphone WNA tersebut. Alhasil, petugas imigrasi menemukan paspor Pakistan di dalam koper yang bersangkutan dan menemukan cap kedatangan dan keberangkatan yang asli.

Kepada petugas, WNA tersebut mengaku mendapatkan paspor UK palsu dari seorang WN India yang berada di Malaysia. Rencananya kedua WN Pakistan itu akan bertolak ke Vancouver, Kanada melalui Indonesia menggunakan pesawat China Airlines CI672.

"Indonesia hanya dijadikan tempat transit. Setelah dilakukan koordinasi, diputuskan untuk melakukan penolakan pemberian izin masuk dan memulangkan yang bersangkutan ke embarkasi awal yaitu Kuala Lumpur dengan pesawat Lion Air JT-286 pukul 21.00 WIB," pungkas Enang. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini