Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyerukan kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Islam di daerah itu, untuk memaknai bulan suci Ramadhan dengan penuh ketakwaan. Seruan ini disampaikan dalam rangkaian ibadah shalat berjamaah di Masjid Baiturrahim Kota Gorontalo. Ajakan ini menjadi momentum penting untuk introspeksi diri dan mempererat hubungan spiritual.
Gusnar Ismail menekankan pentingnya bersyukur karena kembali dipertemukan dengan Ramadhan tahun ini. Ia mengingatkan bahwa tidak semua keluarga, saudara, dan teman dapat merasakan berkah Ramadhan. Oleh karena itu, kesempatan mulia ini harus disyukuri dengan sebaik-baiknya.
Selain ajakan spiritual, Gubernur juga menyampaikan kabar gembira terkait pembangunan infrastruktur daerah. Pada hari pertama Ramadhan, telah ditandatangani kontrak pembangunan Bandara Djalaluddin. Bandara ini diproyeksikan sebagai calon bandara embarkasi haji. Ini merupakan langkah maju yang signifikan bagi Gorontalo.
Advertisement
Advertisement
Spiritualitas Ramadhan dan Ajakan Gubernur Gusnar
Gubernur Gusnar Ismail berharap Ramadhan tahun ini disambut dengan ceria dan semangat oleh seluruh umat muslim Gorontalo. Beliau mendorong masyarakat untuk memperbanyak ibadah wajib dan sunnah sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Bulan suci ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan amalan kebaikan.
Dalam kesempatan tersebut, Gusnar juga mengingatkan umat untuk menjauhi perdebatan sia-sia yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah. Ramadhan merupakan kesempatan emas untuk fokus beribadah dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Pesan ini relevan untuk menjaga suasana kondusif selama bulan puasa.
Ajakan Gubernur Gorontalo ini bertujuan untuk menciptakan suasana Ramadhan yang penuh kedamaian dan keberkahan. Dengan berfokus pada ibadah dan menjauhi hal-hal yang tidak bermanfaat, diharapkan masyarakat dapat meraih pahala maksimal. Ini sejalan dengan esensi Ramadhan sebagai bulan introspeksi dan pembersihan diri.
Advertisement
Advertisement
Gorontalo Siap Jadi Embarkasi Haji: Pembangunan Bandara Djalaluddin
Kabar menggembirakan datang dari sektor infrastruktur dengan penandatanganan kontrak pembangunan Bandara Djalaluddin. Proyek ini akan menjadikan Bandara Djalaluddin sebagai calon bandara embarkasi haji, sebuah impian lama bagi masyarakat Gorontalo. Penandatanganan kontrak dilakukan pada 19 Februari 2026, bertepatan dengan hari pertama Ramadhan.
Kontrak pembangunan yang telah ditandatangani secara spesifik berkaitan dengan apron bandara, yaitu area pemarkiran pesawat. Anggaran yang dialokasikan untuk proyek ini mencapai Rp45 miliar, menunjukkan komitmen serius dari pemerintah daerah. Pembangunan ini diharapkan dapat memperlancar proses keberangkatan jemaah haji dari Gorontalo di masa mendatang.
Gubernur Gusnar Ismail menyatakan rasa syukurnya atas dimulainya proyek ini. "Saya menginformasikan bahwa di hari pertama Ramadhan kita menandatangani kontrak pembangunan Bandara Djalaluddin sebagai calon bandara embarkasi," ujar Gusnar. Beliau optimis bahwa Gorontalo akan segera mewujudkan embarkasi haji sendiri.
Advertisement
Proses penandatanganan kontrak tersebut turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim dan Kakanwil Kemenag Provinsi Kaswad Sartono. Beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah juga turut hadir memberikan dukungan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan penuh terhadap proyek strategis ini.
Sumber: AntaraNews